Jakarta – Bank Indonesia (BI) mendorong industri perbankan dapat mendorong penyaluran pendanaan untuk kredit. Hal ini juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengembalikan fungsi sebagai lembaga intermediasi.
Pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti memastikan tetap konsentrasi dengan mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal itu dilakukan dengan sejumlah kebijakan melalui kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kami tetap concern dengan pertumbuhan ekonomi. Melalui makroprudensial dan sistem pembayaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami juga mengurangi giro wajib minimum (GWM) bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas termasuk UMKM,” ujar Destry, Jumat, (31/7/2026).
BACA JUGA:Aliran Dana Asing Masuk Tembus Rp 195 Triliun hingga Juni 2026
BACA JUGA:Pjs Gubernur BI Ungkap Strategi Jaga Rupiah, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
BACA JUGA:The Fed Beri Sinyal, Bank Indonesia Waspadai Dampak Suku Bunga Tinggi AS
Seiring hal itu, Destry menuturkan, pihaknya mendorong supaya mengoptimalkan peran bank menjalankan fungsi intermediasi yakni dalam hal ini menyalurkan kredit. Langkah ini dilakukan dengan kebijakan makroprudensial untuk mengelola kepemilikan bank di surat berharga negara (SBN). “Kita tidak mau bank menempatkan ke surat berharga. Bank itu harus ke fungsi awal sebagai lembaga intermediasi dengan menyalurkan ke sektor keuangan hingga menyalurkan kredit,” kata dia.
Selain itu, Bank Indonesia juga berupaya untuk menjaga kestabilan rupiah. Salah satunya dengan menaikkan suku bunga acuan acuan atau BI Rate yang dilakukan sejak Mei 2026. BI mempertahankan suku bunga acuan 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2026).
Nilai tukar saat ini dibutuhkan masuknya inflow asing. Kami naikkan suku bunga 100 basis pin sejak RDG Mei, kemudian Juni maka terjadi repricing penyesuaian harga dari aset domestik kita seperti SBN. Per Minggu ini sudah melihat inflow minguan SBN dan SRBI Rp 195 triliun, dan nilai itu lebih US$ 10 miliar, jadi ini relatif besar dan sangat penting. Ini perkuat cadangan devisa dan menambah likuiditas di pasar,” kata dia.



/2022/07/27/2069619128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)





:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128631/original/7400_1739254888-DALL__E_2025-02-11_13.20.04_-_A_futuristic_and_vibrant_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_playful_yet_confident_expression_.jpg)