Jakarta – Harga minyak menguat pada Senin, (22/6/2026). Kenaikan harga minyak dunia terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan kembali melakukan aksi militer terhadap Iran. Hal itu meningkatkan kekhawatiran terhadap ketahanan perjanjian perdamaian sementara yang dicapai pekan lalu.
Mengutip CNBC, Senin pekan ini, Trump menyampaikan ancaman tersebut pada Minggu, 21 Juni 2026. Bahkan ketika Wakil Presiden AS JD Vance bertemu pejabat Iran di Swiss untuk pembicaraan pertama di bawah kesepakatan sementara tersebut. Pertemuan itu dibayangi oleh pengumuman Teheran kalau sekali lagi menutup Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak global.
BACA JUGA:Trump Pamer Pesawat Kepresidenan Baru Bekas Qatar
BACA JUGA:Pesan PM Italia untuk Trump: Fokus pada Popularitas Anda Sendiri
BACA JUGA:Bolivia Terapkan Status Darurat di Tengah Desakan Presiden Mundur
Harga minyak mentah Brent berjangka internasional untuk Agustus naik 1,23% menjadi US$ 81,56 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (Wti) untuk Juli melonjak 3,04% menjadi US$ 78,93 per barel.
Adapun diskusi di Burgenstock, Swiss menandai negosiasi pertama sejak Washington dan Iran menandatangani nota kesepahaman pekan lalu untuk mengakhir konflik. Iran dan AS juga sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.
Kesepakatan itu menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian konflik di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon. Namun, Iran menuduh Washington gagal memastikan gencatan senjata di sana. Iran mengatakan, pembicaraan terbaru hanya akan fokus pada implementasi memorandum tersebut, bukan pada isu-isu lebih luas seperti program nuklir.
Menurut David Roche dari Quantum Strategy, pasokan minyak Timur Tengah saat ini mendekati tingkat sebelum perang jika termasuk minyak mentah yang disimpan dan berada di atas kapal tanker.
Namun, ia memperingatkan, dalam sebuah laporan pada Senin, kelimpahan yang tampak tersebut mencerminkan likuidasi persediaan daripada pemulihan produksi, sehingga pasar menjadi rentan setelah persediaan tersebut habis.
Harga minyak meski naik karena ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah, Goldman Sachs mencatat guncangan pasokan yang berkelanjutan pada akhirnya dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik, mengikis permintaan minyak mentah jangka panjang dan menambah risiko penurunan harga minyak.



/2024/05/02/541777676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544036/original/010993900_1775044436-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263890/original/062702000_1782028709-Presiden_KSPI__Said_Iqbal-21_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674212/original/048639800_1701747087-thought-catalog-I0TDRP0fj6Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)