Jakarta – Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah mempengaruhi kelanjutan hasil lelang tender lahan untuk pengembangan proyek Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi.
Demikian disampaikan Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Pandu Sjahrir saat acara Fitch Ratings Annual Indonesia Conference di Jakarta, Kamis (23/4/2026), seperti dikutip dari Antara.
BACA JUGA:Indonesia dan 7 Negara Lainnya Kecam Pelanggaran Berulang terhadap Masjid Al-Aqsa
BACA JUGA:Klinik Kesehatan Haji Indonesia Beroperasi 24 Jam, Siap Layani Pasien Selama Musim Haji
BACA JUGA:Profil Timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Mencoba Mengulang Kejayaan 1994
“Kita lagi nunggu dari pemerintah sana (Arab Saudi). Sebenarnya kita juga kejar-kejar. Dari sisi lot yang sudah kita bid, seharusnya sudah ada kabar sebelumnya, tapi kita masih menunggu. Jadi kita selalu berkomunikasi,” tutur Pandu.
Dinamika di kawasan turut memengaruhi proses tersebut. Pandu memahami, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini tengah memprioritaskan stabilitas dan kepentingan pertahanan negaranya lebih dulu.
Mereka juga lagi sedang mengalami goncangan di Saudi. Jadi ya menurut saya sih kepentingan utama mereka pertahanan negara mereka. Itu mungkin kepentingan utama mereka, ujar dia.
Namun, Danantara terus menjalin komunikasi dengan Arab Saudi terkait finalisasi tender lahan Kampung Haji tersebut.
Kami mengejar (komunikasi), tapi kami juga tahu di Timur Tengah sedang mengalami guncangan, jelas Pandu.
Meski demikian, Pandu memastikan aset yang telah diakuisisi yakni hotel Novotel Thakher Makkah, sudah dapat digunakan oleh jamaah haji Indonesia tahun 2026
“Sudah bisa (digunakan). Ratingnya bagus, semua ngasihnya 5 star. Happy banget semua yang pakai di sana, ujar dia.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337093/original/010245400_1609328702-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
/2017/07/17/97795405.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
/2026/02/23/150824229.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)