Jakarta – Merespons sengketa dagang dengan Amerika Serikat (AS), Parlemen Eropa memutuskan untuk menunda kesepakatannya dengan AS pada Juli mendatang. Dampak yang terjadi adalah ketegangan lain antara AS dan Eropa semakin meningkat. Hal ini mengingat Donald Trump berupaya untuk mencaplok Greenland dan mengancam akan memberlakukan tarif baru kepada negara-negara Eropa yang mendukung Greenland.
Keputusan Eropa untuk menunda kesepakatan telah mengguncang pasar keuangan. Pembicaraan tentang perang dagang semakin panas dan besar kemungkinan AS melakukan pembalasan atas langkah-langkah perdagangan Eropa.Demikian mengutip BBC, Kamis (22/1/2026).
BACA JUGA:Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen
Pada Selasa, tekanan mengakibatkan penurunan saham baik di Eropa maupun Amerika Serikat. Bursa saham Eropa mencatat kerugian berturut-turut di hari kedua. Di AS, Dow Jones merosot lebih dari 1,7%, sementara S&P 500 turun lebih dari 2% dan Nasdaq ditutup sekitar 2,4% lebih rendah.
Berbeda dengan sisi Atlantik, pasar saham kawasan Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam pada Rabu. Saham di Jepang dan Australia cenderung lebih rendah dibanding dengan Hong Kong dan China yang menunjukkan peningkatan.
Berpengaruh ke aset save-haven, harga emas terus menguat dan naik di atas USD 4.800 (£3.570) per ons untuk pertama kalinya dan harga perak turun dari rekor tertinggi di atas USD 94 per ons.
Di tengah guncangan, dolar AS tetap stabil dibanding dengan mata uang utama lainnya setelah turun 0,5%. Penurunan tersebut termasuk penurunan harian terbesar sejak awal Desember dan sangat tajam bagi ekonomi AS tetapi sangat stabil bila dibandingkan dengan mata uang lainnya.
/2025/11/24/926949912.jpg)
/2024/09/16/78355248.jpg)
/2025/11/24/1458310970.jpg)
/2024/11/12/808128652.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461301/original/013023100_1767362851-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502630/original/043008700_1770992150-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_21.10.22.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502576/original/019088700_1770989375-Sunarto-13_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485621/original/068828500_1769516121-Foto_2.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375846/original/057251800_1680074711-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424747/original/096223300_1683862013-close-up-hands-holding-tablet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4410597/original/021067700_1682846409-jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash.jpg)