Jakarta – Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengungkap beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh terhadap keuangan pemegang saham. Itu merujuk pada BUMN dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).
Dony mengamini beban utang proyek itu ditanggung oleh pemegang saham dalam konsorsium PSBI tersebut, termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Konsorsium PSBI memegang sekitar 60 persen kepemilikan di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), entitas usaha kereta cepat Whoosh.
BACA JUGA:Bos Danantara Beri Bocoran Soal Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh
BACA JUGA:KCIC Menangani Gangguan 3.333 Layang-Layang Sekitar Jalur Kereta Cepat Whoosh
BACA JUGA:Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat
BACA JUGA:Prabowo Terbitkan Perpres Kereta Cepat, Danantara Masuk Komite
Kalau ditanya sama saya dulu kenapa begitu, ya tentu teman-teman silahkan cari tahu. Tetapi saya hanya membetulkan bahwa memang terbebani, kata Dony di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7/2026).
WIKA terbebani, mereka punya saham di KCIC. Ada tagihan dia yang juga belum di-seattle. Ya tentu orang-orang juga tahu. Ini menjadi beban buat mereka, ia menambahkan.
Perlu diketahui, dalam laporan keuangan KAI per semester I 2026, PSBI mencatatkan rugi sebesar Rp 5,13 triliun. PSBI juga mencatat total liabilitas sebesar Rp 21,54 triliun, lebih tinggi dari nilai asetnya sebesar Rp 21,52 triliun.
Padahal, pendapatan KAI mengalami kenaikan 6,6% menjadi Rp 17,95 triliun pada semester I 2026. Sementara, laba bersih KAI turun drastis 73,9% menjadi Rp 305,3 miliar.
Kepala Badan Pengaturan BUMN ini memastikan seluruh persoalan perusahaan pelat merah, termasuk utang kereta cepat ini akan diselesaikan. Tetapi pada akhirnya harus kita selesaikan. Enggak mungkin kita diamkan. Jadi saya hanya berupaya menyelesaikan satu-satu. Bagaimana kemudian ini semuanya menjadi proper dan benar, tutur dia.



/2022/07/27/2069619128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305868/original/084134900_1784806171-email-attachment_2026_07_23_ariefhakim-at-klyid_menkeu-purbaya-belum-tentukan-pfii-berdiri-di-lahan-bumn_1000385986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465921/original/038044100_1686733529-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128631/original/7400_1739254888-DALL__E_2025-02-11_13.20.04_-_A_futuristic_and_vibrant_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_playful_yet_confident_expression_.jpg)