Jakarta – Pemerintah memperkuat kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) serta tata kelola ekspor komoditas strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Langkah ini diambil agar hasil ekspor sumber daya alam Indonesia dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian dalam negeri, sekaligus memperkuat cadangan devisa dan stabilitas keuangan nasional.
Kebijakan tersebut disosialisasikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA:Purbaya Curiga Ada Pengusaha yang Hambat Aturan Devisa Ekspor Sumber Daya
BACA JUGA:S&P dan Moody\’s Ingatkan Risiko Kebijakan Ekspor Sumber Daya Alam Indonesia
BACA JUGA:Purbaya Awasi Pegawai DSI: Kalau Tiba-Tiba Kaya, Kita Pecat!
BACA JUGA:Sikat Penyelundupan, Purbaya Bidik Setoran ke Negara Naik 2 Kali Lipat
Sosialisasi bertajuk Sosialisasi dan Penjelasan Kebijakan DHE SDA dan Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis itu dihadiri pelaku usaha dan asosiasi yang bergerak di sektor ekspor, khususnya komoditas strategis.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan terdapat dua kebijakan utama yang saat ini menjadi fokus pemerintah.
“Dalam acara kali ini, kami menjelaskan dua pilar kebijakan strategis Pemerintah yang membutuhkan sinergi erat dari seluruh pelaku dunia usaha sebagai penggerak roda ekonomi, yaitu Optimalisasi Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Kebijakan Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) Strategis melalui BUMN Ekspor, jelas dia dikutip Jumat (22/5/2026).
Kami ingin memastikan kesiapan seluruh pihak terkait terhadap implementasi kebijakan tersebut,” tambah Airlangga.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562281/original/012122700_1776823897-Rosan_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6451895/original/068053700_1779316601-perkuat-ekspor-pemerintah-guyur-lpei-rp-1-triliun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160378/original/069897800_1741795320-cacbe7cf-b221-491f-8ec9-d3ec31df7d43.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427173/original/018853300_1764330348-Managing_Director_Stakeholder_Management_and_Communications_Danantara__Rohan_Hafas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2031839/original/067497000_1522048380-20180326-Mengintip-alur-pelayanan-e-Samsat-IQBAL-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5088484/original/066302400_1736485410-IMG-20250109-WA0161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6381077/original/038343900_1779256261-1.jpg)