Jakarta – Harga selama 24 jam pasar kripto menunjukkan pergerakan yang cenderung melemah pada mayoritas aset digital utama. Dari 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, sebagian besar tercatat mengalami koreksi, meskipun ada beberapa yang masih mampu bertahan di zona hijau.
Di tengah tekanan tersebut, kapitalisasi pasar tetap menjadi indikator kekuatan masing-masing aset. Aset dengan valuasi jumbo masih mendominasi pergerakan pasar, meski volatilitas jangka pendek tetap tak terhindarkan.
BACA JUGA:Sempat Dikabarkan Ditunda, Bos Kraken Pastikan Rencana IPO Masih Jalan
BACA JUGA:Mirae Asset Masuk Pasar Kripto Ritel Hong Kong, Ini Dampaknya bagi Investor
BACA JUGA:Bisakah Bitcoin Tembus ATH Lagi? Level USD 80.000 Jadi Kunci
Mengutip Coinmarketcap.com, Rabu (15/4/2026), Bitcoin menjadi kripto terbesar dengan harga sekitar USD 74.095,33, turun 0,95% dalam 24 jam terakhir. Meski terkoreksi, kapitalisasi pasarnya tetap kokoh di kisaran USD 1,49 triliun, menegaskan dominasinya di pasar.
Sementara itu, Ethereum diperdagangkan di level USD 2.319,08 atau turun 2,77%. Kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sebesar USD 280,27 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar kedua.Â
Kemudian, aset kripto Tether sebagai stablecoin utama relatif stabil di USD 1,00 dengan kenaikan tipis 0,01%. Kapitalisasi pasarnya mencapai USD 184,75 miliar.
Selanjutnya, BNB berada di harga USD 614,13 atau turun 0,41%. Kapitalisasi pasar BNB tercatat sebesar USD 83,79 miliar. Adapun XRP mengalami penurunan 1,30% ke level USD 1,36 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 83,53 miliar.

/2026/02/16/843772009.jpg)
/2025/10/13/627705630.jpg)
/2021/02/22/733816965.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
/2026/02/15/2061378339.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549659/original/059149900_1775627380-6404d410-5cdd-4bbe-8348-ddcbe8ddb144.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427171/original/081791300_1764330279-Managing_Director_Stakeholder_Management_and_Communications_Danantara__Rohan_Hafas.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555754/original/031374200_1776215597-97c5a411-1fff-4313-b383-a2089a9b32fc.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556066/original/049467400_1776230606-Graha_Niaga_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555452/original/038544000_1776157287-Managing_Director_Emtek_Group__Sutanto_Hartono-14_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555569/original/091967700_1776165194-MMA_Smarties_Unplugged_Indonesia_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544033/original/072242900_1775044434-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555662/original/065807000_1776172375-CEO_Danantara_Indonesia__Rosan_Roeslani_dan_Menteri_Lingkungan_Hidup__Hanif_Faisol_Nurofiq.jpg)