Jakarta – Kelompok peretas yang terkait dengan Korea Utara dilaporkan semakin memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan operasi pencurian aset kripto mereka.
Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (11/8/2026), laporan terbaru dari perusahaan intelijen blockchain TRM Labs menyebutkan bahwa hacker Korea Utara mencuri US$ 643 juta atau sekitar Rp 11 triliun (kurs Rp 17.756 per dolar AS) dalam bentuk mata uang kripto selama semester pertama 2026.
BACA JUGA:Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Timur
BACA JUGA:Korut Siapkan Langkah Militer Tanggapi Kebijakan Pertahanan Jepang
BACA JUGA:Mangkrak Satu Dekade, Proyek Jalur Kereta Korsel ke Korut Dilanjutkan
Nilai tersebut setara dengan 66% dari seluruh kerugian aset digital akibat peretasan di dunia pada periode yang sama.
Secara global, TRM Labs mencatat terdapat 207 insiden peretasan yang menyebabkan kerugian sekitar US$ 972 juta atau sekitar Rp 17 triliun sepanjang enam bulan pertama 2026.
Temuan ini menunjukkan semakin besarnya peran aktor yang didukung negara dalam ekosistem aset digital.
Penelitian perusahaan keamanan siber Korea Selatan Genians mengungkap bahwa Kimsuky, kelompok yang berada di bawah Reconnaissance General Bureau Korea Utara, mulai mengintegrasikan AI generatif ke dalam strategi peretasannya.
Investigasi tersebut menemukan penggunaan platform large language model (LLM) seperti Ollama, GPT4All, dan Msty, serta teknologi retrieval-augmented generation (RAG) untuk mendukung serangan siber yang lebih canggih.
Sebelumnya, kelompok peretas Korea Utara dikenal sering menargetkan kalangan diplomat, akademisi, dan profesional keamanan melalui email yang tampak berasal dari kontak resmi atau terpercaya.


/2016/06/14/77998966.jpg)
/2026/01/06/1212163043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320078/original/017683700_1786334345-IMG_6362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320087/original/035975200_1786335049-1000402750.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762233/original/084887400_1709618123-fotor-ai-2024030510810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)