Jakarta – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menuturkan, Kantor Pengawasan Aset Asing atau the US Treasury’s Office of Foreign Assets Control (OFAC) Departemen Keuangan AS telah menetapkan beberapa dompet kripto terkait Iran. Hal itu mengakibatkan pembekuan lebih dari US$ 130 juta atau Rp 2,34 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.070).
Mengutip the block, ditulis Kamis, (16/7/2026), dompet-dompet itu terkait Bank Sentral Iran, dan dikenai sanksi. Pembekuan dompet kripto sebagai bagian dari upaya Departemen Keuangan menindak aktivitas keuangan ilegal di Iran, termasuk apa yang digambarkan Bessent sebagai penyalahgunaan aset digital.
BACA JUGA:Houthi Blokade Maritim Arab Saudi Ancam Pasokan Minyak
BACA JUGA:Qatar dan Mesir Usul 10 Hari Gencatan Senjata ke AS-Iran
BACA JUGA:Pesan Menlu Iran untuk Pemimpin Baru Hamas Khalil al-Hayya
Kami akan terus secara agresif melacak uang tersebut, dan menolak akses rezim Iran ke hasil dari skema pendapatan ilegalnya,” ujar Bessent.
Bessent meski tidak merinci tindakan tambahan apa yang menyertai penetapan itu, analis onchain Specter mengatakan, sebelum unggahan Menteri Keuangan Bessent kalau tether telah membekukan empat dompet Tron yang menyimpan US$ 131 juta atau Rp 2,36 triliun dalam USDT.
Specter menuturkan, alamat-alamat itu terkait dengan the Islamic Revolutionary Guard Corps atau Korps Garda Revolusi Islam dan Bank Sentral iran. Specter mengatakan, sebagian besar dana telah ditarik dari penyedia layanan pembayaran DTC Pay dan bursa kripto Bitso. Ia juga mengatakan, alasan pemboikotan itu tidak diketahui pada saat unggahan dibuat.
The Block telah menghubungi Tether untuk meminta komentar.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)