• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Proyek PLTS 1,225 GW PLN Dimulai, Ini Tantangan di Skema Giga One

    Proyek PLTS 1,225 GW PLN Dimulai, Ini Tantangan di Skema Giga One

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Proyek PLTS 1,225 GW PLN Dimulai, Ini Tantangan di Skema Giga One

    Proyek PLTS 1,225 GW PLN Dimulai, Ini Tantangan di Skema Giga One

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Indeks Kepercayaan Industri Melambat Jadi 52,98 pada Maret 2025

Indeks Kepercayaan Industri Melambat Jadi 52,98 pada Maret 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-26
0

Indeks Kepercayaan Industri Melambat Jadi 52,98 pada Maret 2025

wmhg.org – JAKARTA. Meski masih di level ekspansi, tapi Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Maret 2025 menunjukkan perlambatan. IKI melambat 0,17 poin dari 53,15 pada bulan Februari menjadi 52,98 pada Maret 2025.

Nilai IKI bulan ini turun tipis 0,07 poin jika dibandingkan pada Maret 2024 yang sebesar 53,05. Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif mengungkapkan secara umum perlambatan IKI pada bulan ini dipengaruhi oleh dua faktor.

Pertama, IKI bulan Maret 2025 bertepatan dengan momentum bulan Ramadan. Menurut Febri, para pelaku industri sudah memacu produksi sejak bulan Januari – Februari untuk memenuhi permintaan di bulan Ramadan dan Lebaran.

Jadi di Maret ini mereka tinggal mendistribusikan dan menjual produk. Biasanya mendekati libur Lebaran sudah mulai menurunkan produksi, karena mereka sudah mengejar produksi di dua bulan sebelumnya, kata Febri dalam konferensi pers yang digelar Rabu (26/3).

Kondisi tersebut juga terjadi pada industri makanan dan minuman (mamin), yang memiliki porsi cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri manufaktur. Kondisi ini juga menjadi salah satu penahan laju IKI pada bulan Maret 2025.

Adapun di dalam IKI Maret 2025 ini, Kemenperin menganalisis 23 subsektor industri manufaktur. Sebanyak 96,5% atau 21 subsektor mengalami ekspansi, sedangkan dua subsektor kontraksi.

Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18), serta Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional (KBLI 21). Kedua subsektor ini mengalami permintaan yang cukup tinggi.

Sementara itu, ada dua subsektor yang mengalami kontraksi, yakni Industri Furnitur (KBLI 31) dan Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik (KBLI 22). Febri pun mengungkapkan faktor kedua yang menjadi penyebab perlambatan IKI pada bulan Maret adalah sikap wait and see dari pelaku industri, khususnya yang berorientasi ekspor.

Antisipasi Dampak Perang Dagang

Menurut Febri, industri berbasis ekspor secara umum tampak masih wait and see, terutama karena mencermati perkembangan perang dagang. Kondisi ini sebagai imbas dari kenaikan tarif impor yang dikenakan oleh Amerika Serikat (AS), terutama pada sejumlah negara.

Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kemenperin Krisna Septiningrum menambahkan, kontraksi yang dialami industri furnitur pada bulan Maret 2025 terjadi karena penurunan pesanan, terutama pesanan dari luar negeri. Adapun, AS merupakan negara importir terbesar, dengan nilai yang mencapai sekitar 60% dari total ekspor furnitur Indonesia.

Mungkin hal tersebut juga ada kaitannya dengan ketegangan perdagangan yang terjadi saat ini. Ketidakpastian tarif, serta ekspektasi dari konsumen terhadap tekanan harga yang berkepanjangan, kata Krisna.

Dampak dari perang dagang antara AS dan sejumlah negara juga menjadi perhatian Kemenperin. Febri pun menyoroti dua hal penting yang perlu diwaspadai oleh Indonesia dalam mengantisipasi kondisi global saat ini.

Pertama, antisipasi produk-produk yang tertolak ke AS masuk ke pasar domestik. Dengan begitu, perlu ada upaya ekstra terkait perlindungan industri dan pasar dalam negeri. 

Febri bilang, banjir produk impor yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri akan mengancam tingkat utilisasi industri manufaktur domestik. Oleh karena itu pasar domestik perlu dijaga agar tidak menyebabkan penurunan demand atas produk-produk manufaktur, ungkap Febri.

Kedua, perlu mewaspadai aktivitas bongkar muat ilegal (ilegal transhipment). Seakan-akan produk yang diekspor ke AS merupakan produksi dari Indonesia, padahal diproduksi oleh negara lain.

Nah, ini yang perlu dicermati. Misalnya certificate of origin di proses transhipment perlu diperketat. Jangan sampai Indonesia jadi kambing hitam produk yang diekspor ke AS, padahal tidak diproduksi di sini, tandas Febri.

Selanjutnya: DBS Leading Race to Buy Controlling Stake in Indonesias Panin Bank, Sources Say

Menarik Dibaca: THR Saldo Dana Cair? Waktunya Updgrade ke Poco X7, Gadget Canggih Harga Terjangkau!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mesti Diusut sampai Dalangnya! Hal yang Ditakutkan jika Polisi Tak Tuntaskan Kasus Teror di Tempo

Mesti Diusut sampai Dalangnya! Hal yang Ditakutkan jika Polisi Tak Tuntaskan Kasus Teror di Tempo

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Per Juli 2024, Penjualan Rata-rata Tiap Toko Alfamart (AMRT) Tumbuh hingga 5%

Per Juli 2024, Penjualan Rata-rata Tiap Toko Alfamart (AMRT) Tumbuh hingga 5%

2024-09-04
Harga Bitcoin Kembali Reli, Aksi Menkeu AS Scott Bessent Jadi Pemicu

Harga Bitcoin Kembali Reli, Aksi Menkeu AS Scott Bessent Jadi Pemicu

2026-08-25
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.748, Analis Ungkap Penyebabnya

Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.748, Analis Ungkap Penyebabnya

2026-08-21
Bulog Ungkap Kondisi Stok Beras Setelah Gempa NTT

Bulog Ungkap Kondisi Stok Beras Setelah Gempa NTT

2026-08-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

2026-08-25
Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

Profil M Sarjito, Mantan Kabiro Investigasi yang Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

2026-08-25
Harga Emas Antam 24 Agustus 2026 Menguat Rp 10.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 24 Agustus 2026 Menguat Rp 10.000, Simak Rincian di Sini

2026-08-25
Harga Perak Antam Hari Ini 24 Agustus 2026 Naik Rp 350

Harga Perak Antam Hari Ini 24 Agustus 2026 Naik Rp 350

2026-08-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Ray Dalio: Bitcoin dan Emas Bisa Jadi Lindung Nilai dari Krisis Utang AS

Ray Dalio: Bitcoin dan Emas Bisa Jadi Lindung Nilai dari Krisis Utang AS

2026-08-25
0
Harga Kripto 24 Agustus 2026: Bitcoin Melesat, Ethereum Memimpin

Harga Kripto 24 Agustus 2026: Bitcoin Melesat, Ethereum Memimpin

2026-08-25
0
Harga Bitcoin Kembali Reli, Aksi Menkeu AS Scott Bessent Jadi Pemicu

Harga Bitcoin Kembali Reli, Aksi Menkeu AS Scott Bessent Jadi Pemicu

2026-08-25
0
Citi Masukkan Layanan Kustodi Bitcoin ke Platform Perbankan Inti

Citi Masukkan Layanan Kustodi Bitcoin ke Platform Perbankan Inti

2026-08-25
0
Meta AI Prediksi Harga Cardano Sentuh Level Segini

Meta AI Prediksi Harga Cardano Sentuh Level Segini

2026-08-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

2026-08-25
Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

Profil M Sarjito, Mantan Kabiro Investigasi yang Jadi Calon Tunggal Kepala Pengawas Bursa Mineral

2026-08-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.