• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Gapki Sebut Produksi Sawit Nasional Mencukupi untuk Dukung Kebijakan B50

    Gapki Sebut Produksi Sawit Nasional Mencukupi untuk Dukung Kebijakan B50

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Gapki Sebut Produksi Sawit Nasional Mencukupi untuk Dukung Kebijakan B50

    Gapki Sebut Produksi Sawit Nasional Mencukupi untuk Dukung Kebijakan B50

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Donald Trump Culik Nicolas Maduro, Apakah Amerika Berhak Menangkap Presiden Negara Lain?

Donald Trump Culik Nicolas Maduro, Apakah Amerika Berhak Menangkap Presiden Negara Lain?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-07
0

Baca 10 detik

Invasi militer AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari menyebabkan kerusakan Caracas dan berujung penangkapan Presiden Maduro.
Penangkapan tersebut didasari tuduhan narkoterorisme dan upaya AS menguasai cadangan minyak terbesar dunia.
Tindakan AS ini dinilai melanggar hukum internasional dan berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia.

wmhg.org – Jalan-jalan di sudut Kota Caracas mendadak sepi. Wilayah yang biasanya sibuk itu berubah suasana pascainvasi militer Amerika Serikat ke jantung Venezuela. Kendaraan militer dan kendaraan lain tampak rusak, terdampak serangan, Sabtu (3/1/2026) dini hari.

Operasi militer skala besar yang mengakibatkan 80 korban tewas tersebut diketahui berujung pada penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Penculikan Maduro dan Cilia melibatkan Delta Force, satuan elite Angkatan Darat AS.

Beberapa saat setelah serangan, Presiden AS Donald Trump melalui platform media sosial Truth Social mengonfirmasi operasi tersebut. Ia menegaskan Maduro beserta ibu negara telah ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri.

“Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS,” tulis Trump.

Apa Alasan AS Tangkap Maduro?

Hubungan Trump dan Maduro sudah lama tegang sejak 2020. Trump, pada periode pertamanya, mendakwa Maduro atas dugaan narkoterorisme dan perdagangan kokain berskala besar. Maduro juga didakwa atas kepemilikan senjata api serta alat penghancur di Venezuela.

Selain itu, Trump menuding Maduro terlibat dalam perdagangan narkoba ke AS dan bekerja sama dengan kartel besar. Ia juga menuding Maduro mempertahankan kekuasaan secara tidak sah melalui kecurangan pemilu.

Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah melihat ada tujuan lain yang memotivasi AS menginvasi Venezuela dan menculik Maduro beserta istrinya.

Motif pertama serangan adalah keinginan AS menguasai cadangan minyak Venezuela, negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia. Motif kedua adalah mempercepat pemulihan ekonomi AS, sebagaimana janji Trump: Make America Great Again (MAGA).

Agresi AS ke Venezuela juga tidak terlepas dari keinginan mempertahankan predikat sebagai negara adidaya. Motif lainnya, menurut Reza, adalah mencegah laju China menjadi adikuasa baru, mengingat pertumbuhan ekonomi Negara Tirai Bambu.

“Penetrasi industri globalnya dan penguasaan bahan mentah langka (rare earth) dapat menjatuhkan kredibilitas global Amerika Serikat,” ujar Reza dihubungi wmhg.org, Senin (5/1/2025).

Apakah Tindakan AS Menangkap Maduro Legal?

Donald Trump Culik Nicolas Maduro, Apakah Amerika Berhak Menangkap Presiden Negara Lain?
Infografis AS serang Venezuela. (wmhg.org)

Bicara aspek legalitas, serangan ke Venezuela dan penculikan terhadap Maduro oleh AS merupakan tindakan terlarang secara hukum internasional. Reza mengatakan serangan tersebut bertentangan dengan Pasal 2 Ayat 3 Piagam PBB yang mensyaratkan negara menyelesaikan pertikaian secara damai demi terpeliharanya perdamaian dunia.

Menurut Reza, wibawa hukum internasional kini menyusut dan digantikan hukum rimba.

Langkah AS di Venezuela juga dinilai bertentangan dengan konstitusi negara tersebut karena dilakukan tanpa persetujuan Kongres AS.

Tindakan Trump melalui militer AS dinilai telah mengerdilkan hukum internasional dan menganggap remeh PBB. AS secara perlahan memandang PBB sebagai organisasi yang tidak berguna dan sekadar menjadi stempel kekuasaan.

“Serangan AS ini juga berpotensi menjadikan AS sebagai musuh bersama di kawasan Amerika,” kata Reza.
Mengenai hukum internasional, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal berpandangan senada. Menurutnya, serangan AS ke Venezuela menandakan hukum rimba menggantikan hukum internasional.

“Invasi militer & penangkapan/penculikan Presiden Venezuela Maduro oleh AS menandakan bhw hukum rimba tlh gantikan hukum internasional. Negara yg kuat merasa berhak melakukan aksi ‘semau gue’ thdp negara lain. Ini pertanda kita memasuki a dangerous world order,” tulis Dino di akun media sosial X, Sabtu (3/1/2025).

Dino mempertanyakan sikap Dewan Keamanan PBB serta negara-negara di sekitar Venezuela, termasuk sikap negara lain seperti Indonesia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan operasi AS di Venezuela tidak memerlukan persetujuan Kongres karena tidak merupakan invasi atau pendudukan militer. Ia menyebut operasi tersebut sebagai penegakan hukum untuk menangkap Maduro.

Menurut Rubio, operasi dilakukan secara presisi dan hanya berlangsung beberapa jam.

“Operasi ini juga sangat sensitif. Ini bukan serangan terhadap Venezuela, melainkan operasi penegakan hukum,” kata Rubio.

Apa Dampak Global dari Serangan AS ke Venezuela?

Penangkapan Maduro dan istrinya oleh Delta Force menyisakan tanda tanya, mengapa seorang presiden dengan pengamanan ketat bisa ditangkap di negaranya sendiri dan diterbangkan ke luar negeri.

Reza menilai hal itu tidak terlepas dari kemungkinan keterlibatan pihak internal Venezuela.

“Sangat dimungkinkan karena saat kejadian, angkatan bersenjata, dinas intelijen, dan Pasukan Pengawal Kepresidenan di Venezuela berada dalam kondisi tidak berfungsi. Seluruh sarana komunikasi canggih dengan mudah dibungkam oleh Amerika Serikat,” kata Reza.

“Juga tidak ada tanda-tanda kesiagaan dan perlawanan di sektor ini,” sambungnya.

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino, Minggu (4/1), menyebut sebagian besar tim pengamanan Maduro tewas dalam operasi militer AS. Ia menuding militer AS membunuh pasukan pengamanan presiden, prajurit, serta warga sipil.

Dampak lanjutan dari serangan ini berpotensi membuka peluang AS menyerang negara lain demi memenangkan persaingan energi, ekonomi, dan pencitraan demokrasi.

Selain itu, serangan AS ke Venezuela diperkirakan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Apa yang Perlu Dilakukan Indonesia?

Kenaikan harga minyak dunia akan berdampak pada Indonesia sebagai negara pengimpor BBM dan berpotensi mengganggu stabilitas APBN.

Reza memandang Indonesia perlu melakukan antisipasi terhadap potensi serangan serupa, tidak hanya dari AS, tetapi dari negara mana pun.

Menurutnya, Indonesia harus mampu mengawasi dan mengendalikan seluruh pergerakan manusia, barang, dan jasa di seluruh perbatasan darat, laut, dan udara.

“Termasuk mengawasi seluruh pangkalan militer asing di kawasan Indo-Pasifik,” kata Reza.
Indonesia juga harus memperkuat kepaduan sebagai bangsa dan negara. Indonesia harus menguatkan kedaulatan agar tetap tangguh, bersatu, dan berwibawa.

“Sehingga pantang dipermainkan oleh siapa pun,” ujarnya.
Indonesia juga harus bersikap tegas terhadap pihak mana pun, baik dari dalam maupun luar negeri, yang berupaya menggoyang stabilitas nasional.

“Meningkatkan kapabilitas dan kapasitas TNI, Polri, BIN, BNPT, dan BSSN agar mampu menjaga keutuhan wilayah nasional,” kata Reza.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Respon Hadirnya TNI di Sidang Nadiem Makarim, Amnesty International: TNI Bukan Satpam Kejaksaan

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Airlangga Ungkap 4 Negara Tak Wajib Simpan Devisa Hasil Ekspor di Indonesia

Airlangga Ungkap 4 Negara Tak Wajib Simpan Devisa Hasil Ekspor di Indonesia

2026-07-24
Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC Singapura Senilai Rp 37 Triliun

Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC Singapura Senilai Rp 37 Triliun

2026-07-27
Bahlil Sebut Indonesia Bisa Hasilkan Energi \’Bersih Kuadrat\’, Apa Artinya?

Bahlil Sebut Indonesia Bisa Hasilkan Energi \’Bersih Kuadrat\’, Apa Artinya?

2026-07-22
Purbaya Khawatir Ruang Fiskal Menyempit Dampak Perang Iran-AS

Purbaya Khawatir Ruang Fiskal Menyempit Dampak Perang Iran-AS

2026-07-23
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Perry Warjiyo Mundur, Begini Mekanisme Pemilihan Gubernur Bank Indonesia yang Baru

Perry Warjiyo Mundur, Begini Mekanisme Pemilihan Gubernur Bank Indonesia yang Baru

2026-07-28
Perry Warjiyo Mundur, Menko Airlangga Pastikan BI Tetap Jaga Stabilitas Rupiah

Perry Warjiyo Mundur, Menko Airlangga Pastikan BI Tetap Jaga Stabilitas Rupiah

2026-07-28
Destry Damayanti Pastikan Kebijakan BI Tak Berubah: Pasar Tak Perlu Panik

Destry Damayanti Pastikan Kebijakan BI Tak Berubah: Pasar Tak Perlu Panik

2026-07-28
LPS Bantah Fenomena Makan Tabungan, Simpanan Masyarakat Masih Tumbuh

LPS Bantah Fenomena Makan Tabungan, Simpanan Masyarakat Masih Tumbuh

2026-07-28

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Volume Perdagangan ETF Bitcoin Turun ke Level Terendah Sejak Oktober 2024

Volume Perdagangan ETF Bitcoin Turun ke Level Terendah Sejak Oktober 2024

2026-07-28
0
Harga Kripto 27 Juli 2026: Bitcoin Menguat, Ethereum Memimpin Kenaikan

Harga Kripto 27 Juli 2026: Bitcoin Menguat, Ethereum Memimpin Kenaikan

2026-07-28
0
Harga Bitcoin Anjlok 32% dalam 6 Bulan, Simak Prospek di Semester II

Harga Bitcoin Anjlok 32% dalam 6 Bulan, Simak Prospek di Semester II

2026-07-28
0
Rusia Bakal Batasi Pembelian Kripto Investor Ritel

Rusia Bakal Batasi Pembelian Kripto Investor Ritel

2026-07-28
0
Jual Kripto, Startup Biometrik Salm Altman Raup Rp 943 Miliar

Jual Kripto, Startup Biometrik Salm Altman Raup Rp 943 Miliar

2026-07-28
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Perry Warjiyo Mundur, Begini Mekanisme Pemilihan Gubernur Bank Indonesia yang Baru

Perry Warjiyo Mundur, Begini Mekanisme Pemilihan Gubernur Bank Indonesia yang Baru

2026-07-28
Perry Warjiyo Mundur, Menko Airlangga Pastikan BI Tetap Jaga Stabilitas Rupiah

Perry Warjiyo Mundur, Menko Airlangga Pastikan BI Tetap Jaga Stabilitas Rupiah

2026-07-28

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.