• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Pasar Kripto Loyo! Volume Perdagangan Merosot, Trader Mulai Jenuh?

Pasar Kripto Loyo! Volume Perdagangan Merosot, Trader Mulai Jenuh?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-13
0

Pasar Kripto Loyo! Volume Perdagangan Merosot, Trader Mulai Jenuh?

wmhg.org – JAKARTA. Trader aset kripto mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap penurunan harga aset digital yang semakin dalam.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh berbagai platform analitik, volume perdagangan telah menurun drastis sejak puncaknya pada Februari 2025, memicu kekhawatiran mengenai keberlanjutan pergerakan harga di pasar kripto.

Penurunan Signifikan dalam Volume Perdagangan

Menurut data dari CoinGecko, volume perdagangan kripto harian mencapai puncaknya pada awal Februari 2025, dengan angka fantastis mencapai US$900 miliar. Namun, sejak itu, terjadi penurunan tajam hingga 15% dalam sepuluh hari terakhir, mengindikasikan bahwa pasar sedang mengalami fase koreksi yang signifikan.

Baca Juga: Pengacara Argentina Desak Interpol Terbitkan Red Notice untuk Pencipta LIBRA

Data dari CoinGecko menunjukkan bahwa volume harian perdagangan kripto telah menyusut sebesar 63% sejak awal Maret.

Sementara itu, menurut data dari CoinMarketCap, tren yang serupa juga tercatat. Volume perdagangan sempat menyentuh puncaknya pada awal Maret 2025 sebelum kembali turun sebesar 52% ke level saat ini. Penurunan ini mengindikasikan menurunnya aktivitas di pasar, yang sering kali menjadi tanda bahwa para investor mulai kehilangan kepercayaan.

Kejatuhan Kapitalisasi Pasar Crypto

Tidak hanya volume perdagangan yang mengalami penurunan, kapitalisasi pasar cryptocurrency secara keseluruhan juga telah mengalami penyusutan yang cukup drastis. Sejak Februari 2025, nilai pasar crypto telah menyusut sekitar US$900 miliar, mencerminkan koreksi pasar yang semakin dalam.

Dalam sepuluh hari terakhir, pasar kripto telah kehilangan sekitar 15% dari total nilai kapitalisasinya, seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Kecemasan terhadap potensi resesi di Amerika Serikat juga turut memperburuk sentimen investor, menyebabkan aksi jual yang lebih besar.

Baca Juga: Euro Digital Kian Mendesak, Uni Eropa Waspadai Perkembangan Kripto di AS

Tanda-Tanda Kelelahan Pasar dan Potensi Penurunan Lebih Lanjut

Lembaga analitik Santiment mengungkapkan bahwa menurunnya volume perdagangan meskipun terjadi sedikit kenaikan harga merupakan sinyal kuat dari menurunnya minat pedagang. Mereka menilai bahwa perilaku ini mencerminkan kelelahan, keputusasaan, dan kapitulasi di kalangan investor akibat terus menurunnya kapitalisasi pasar kripto sejak awal Februari 2025.

Ketika volume perdagangan mata uang kripto utama terus turun, bahkan saat harga mengalami sedikit pemulihan, itu biasanya menandakan berkurangnya antusiasme pedagang, ungkap Santiment dalam unggahan di X pada 13 Maret 2025.

Lebih lanjut, Santiment menambahkan bahwa tren ini mencerminkan ketidakpastian pasar, di mana banyak pedagang yang tidak yakin apakah pergerakan harga naik akan bertahan lama.

Kurangnya aktivitas pembelian yang signifikan menyebabkan setiap lonjakan harga hanya bersifat sementara, dan tanpa dukungan yang kuat, tren kenaikan tersebut dapat dengan cepat melemah dan berujung pada penurunan lebih lanjut.

“Beraktivitasnya para pembeli menjadi faktor krusial dalam menopang tren kenaikan harga. Jika volume perdagangan terus menurun, ada kemungkinan besar harga akan kembali mengalami pelemahan dalam waktu dekat.” – Santiment.

Baca Juga: Bursa Kripto Terbesar Dunia Ini Siap IPO pada Kuartal I-2026

Faktor yang Mendorong Tren Penurunan

Beberapa faktor makroekonomi dan sentimen pasar berkontribusi terhadap lesunya volume perdagangan serta menurunnya harga aset kripto:

  1. Kekhawatiran Resesi Global
    Ancaman resesi di Amerika Serikat telah meningkatkan ketidakpastian pasar, mendorong investor untuk mengalihkan aset mereka ke instrumen yang lebih stabil.

  2. Perubahan Regulasi Global
    Peraturan ketat yang semakin diterapkan di berbagai negara juga menjadi faktor utama dalam penurunan kepercayaan investor terhadap aset digital.

  3. Meningkatnya Dominasi Korporasi Besar
    Seperti yang diungkapkan dalam laporan Global Burden of Disease Study 2021, perkembangan industri makanan cepat saji dan kebiasaan konsumsi kalori tinggi mempengaruhi pola belanja investor, yang berpotensi menyebabkan perubahan perilaku investasi.

  4. Indeks Ketakutan & Keserakahan
    Indeks Crypto Fear & Greed terus menunjukkan kategori fear (ketakutan) sejak 21 Februari 2025, mencerminkan sentimen pasar yang didominasi oleh kekhawatiran.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Disebut Tak Pantas Puji-puji Hidup Jokowi, Eks Aktivis 98 Murka hingga Tantang Prabowo Lakukan Ini

Disebut Tak Pantas Puji-puji Hidup Jokowi, Eks Aktivis 98 Murka hingga Tantang Prabowo Lakukan Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

2026-05-03
Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

2026-04-27
Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

2026-04-30
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

2026-05-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03
Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

2026-05-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

2026-05-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

2026-05-03
0
Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

2026-05-03
0
Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

2026-05-03
0
Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

2026-05-03
0
Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

2026-05-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.