• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Prospek Saham Batubara di Tengah Pelemahan Harga, Kebijakan DHE SDA dan HBA

Prospek Saham Batubara di Tengah Pelemahan Harga, Kebijakan DHE SDA dan HBA

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-03
0

Prospek Saham Batubara di Tengah Pelemahan Harga, Kebijakan DHE SDA dan HBA

wmhg.org – JAKARTA. Harga komoditas batubara global melanjutkan penurunan pada awal pekan ini, anjlok 1,10% pada Senin (3/3). Merujuk TradingEconomics, harga batubara sudah kembali ke bawah level psikologis US$ 100, tepatnya di US$ 99 per ton.

Tak hanya dari sentimen penurunan harga batubara global, prospek kinerja dan pergerakan harga saham emiten batubara juga dibayangi oleh  implementasi dua kebijakan pemerintah. Pertama, regulasi mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025.

Beleid ini antara lain mengatur persentase penempatan DHE, jangka waktu penempatan, serta perluasan penggunaan DHE SDA selama masa retensi dalam rekening khusus (reksus) valas. Regulasi ini mewajibkan retensi 100% selama 12 bulan untuk komoditas non-minyak dan gas (migas).

Kedua, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 72.K/MB.01/MEM.B/2025. Kepmen ini menegaskan penjualan komoditas yang diproduksi oleh pemegang izin pertambangan wajib mengacu pada Harga Patokan Mineral (HPM) untuk komoditas mineral logam dan Harga Patokan Batubara (HPB) untuk komoditas batubara.

Beleid tersebut juga mengatur penetapan Harga Mineral Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) yang sebelumnya dilakukan setiap bulan, berubah menjadi dua kali per bulan, yakni setiap tanggal 1 dan tanggal 15 setiap bulan berjalan. 

Pemerintah mengklaim kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas harga penjualan komoditas mineral logam dan batubara di pasar global maupun dalam negeri. Adapun, aturan mengenai DHE SDA dan harga patokan untuk komoditas tambang itu berlaku mulai 1 Maret 2025. 

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengamati kebijakan mengenai DHE SDA dan harga patokan untuk penjualan komoditas tambang bisa membawa katalis positif dalam mengoptimalkan penerimaan negara. Kebijakan DHE SDA bisa menjaga nilai tukar rupiah dan mengurangi dampak negatif transfer pricing.

Sedangkan harga patokan sebagai acuan penjualan komoditas tambang memberikan kemudahan bagi kontrol pemerintah terhadap tarif royalti dan pajak ekspor.

Catatan Ratih, harga acuan yang diberlakukan oleh Kementerian ESDM perlu menyesuaikan dengan harga pasar global, sehingga perusahaan tambang bisa lebih kompetitif.

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan fleksibilitas cash flow perusahaan. Selain untuk operasional, juga ekspansi di tengah kondisi harga komoditas non-migas yang melandai termasuk harga batubara, nikel, dan timah, kata Ratih kepada Kontan.co.id, Minggu (2/3).

Team Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas menyoroti kebijakan DHE SDA 100% selama 12 bulan bisa berdampak terhadap pengelolaan arus kas emiten tambang, terutama yang bergantung pada ekspor. Namun dampaknya masih bisa dikelola dengan fleksibilitas yang diberikan pemerintah seperti penggunaan DHE untuk operasional, pembayaran utang, pajak, dan dividen.

Pada awal kebijakan ini dirilis, pelaku pasar cenderung merespons negatif dan lebih berhati-hati, apalagi di tengah tren pelemahan harga komoditas. Tetapi setelah pemerintah menjelaskan lebih detail terkait implementasi dan pemberian fleksibilitas, kekhawatiran mulai mereda.

Saham-saham batubara dan nikel tetap volatile, tetapi investor mulai lebih selektif, fokus pada emiten yang tetap memiliki likuiditas kuat dan strategi adaptasi yang jelas, ungkap Team Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas.

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menambahkan, emiten perlu mengelola likuditas dan arus kas dengan lebih bijak setelah implementasi kebijakan DHE SDA 100% selama 12 bulan.

Sementara itu, Ekky berharap penggunaan harga patokan sebagai acuan penjualan komoditas tambang dapat menciptakan standar harga yang lebih jelas dan transparan.

Respons pasar atas kedua kebijakan ini kemungkinan cenderung negatif dalam jangka pendek. Namun dalam jangka panjang jika kebijakan ini dapat memperkuat ekonomi domestik dan stabilitas rupiah, dampaknya bisa lebih positif, kata Ekky.

Dalam kondisi pasar saat ini, Ekky menilai pelemahan harga komoditas juga menjadi sentimen penting yang memengaruhi pergerakan harga saham, terutama batubara. Ekky menaksir, harga batubara bisa tertekan ke level US$ 98 – US$ 100 per ton. 

Sedangkan dalam skenario yang optimistis, harga batubara bisa berbalik naik ke level US$ 118 – US$ 120 per ton pada akhir kuartal I-2025. Ekky menyarankan agar pelaku pasar menunggu hingga ada stabilitas harga, sembari mengamati rilis kinerja keuangan emiten tahun 2024.

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas melihat penurunan harga komoditas belakangan ini menjadi sentimen negatif yang menekan harga saham emiten tambang, terutama batubara. Sukarno menilai pelaku pasar pun masih cenderung wait and see mencermati harga komoditas global.

Community Lead Indo Premier Sekuritas Angga Septianus turut menyarankan untuk wait and see terlebih dulu, apalagi harga batubara masih berpotensi mengalami koreksi lebih dalam. Di sisi lain, kondisi pasar saham juga sedang terguncang.

Tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sudah menukik ke level 6.270,59 usai terjun sedalam 3,31% pada Jumat (28/2). Lebih baik wait and see dulu dengan kondisi pasar yang belum stabil, kata Angga.

Namun, pada awal pekan ini, IHSG mengalami rebound. Hingga pukul 10:39 WIB perdagangan Senin (3/3), IHSG naik 2,80% ke level 6.446.

  PTBA Chart by TradingView

Di tengah berbagai sentimen tersebut, Sukarno menilai saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) masih layak koleksi dengan rekomendasi hold untuk target harga Rp 3.050. Sedangkan Ekky menjagokan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebagai pilihan jangka panjang.

Team Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas menyarankan agar pelaku pasar lebih selektif. Pilih saham tambang sebagai investasi jangka panjang dengan strategi long-term accumulation, memanfaatkan volatilitas harga saham untuk masuk di level valuasi menarik. 

Ratih menyarankan trading plan dengan strategi buy on weakness pada saham PTBA dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Sementara, buy on weakness PTBA bisa dilakukan pada rentang harga Rp 2.590 – Rp 2.400 untuk target harga Rp 2.850. Sedangkan koleksi UNTR pada area Rp 22.000 – Rp 21.200 dengan target harga Rp 23.900 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Berakhir Tragis di Puncak Cartenz Gegara Hipotermia, Jenazah Elsa dan Lilie Bakal Diterbangkan ke Jakarta Hari Ini

Berakhir Tragis di Puncak Cartenz Gegara Hipotermia, Jenazah Elsa dan Lilie Bakal Diterbangkan ke Jakarta Hari Ini

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Rp 1.900

Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Rp 1.900

2026-06-25
Harga Minyak Melambung Setelah Trump Kembali Ancam Iran

Harga Minyak Melambung Setelah Trump Kembali Ancam Iran

2026-06-23
Bocoran AHY: Bakal Ada Apartemen di Kawasan Travoy Hub Jasa Marga

Bocoran AHY: Bakal Ada Apartemen di Kawasan Travoy Hub Jasa Marga

2025-09-27
Uang Jajan Gratis Setiap Hari? Begini Cara Gampang Klaim Saldo DANA Kaget

Uang Jajan Gratis Setiap Hari? Begini Cara Gampang Klaim Saldo DANA Kaget

2025-10-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25
Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026

Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Brasil Larang Donasi Kripto untuk Kampanye Pemilu 2026

Brasil Larang Donasi Kripto untuk Kampanye Pemilu 2026

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.