• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Penjualan Sukuk Tabungan ST014 Diproyeksi Tembus Rp 20 Triliun

Penjualan Sukuk Tabungan ST014 Diproyeksi Tembus Rp 20 Triliun

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-07
0

Penjualan Sukuk Tabungan ST014 Diproyeksi Tembus Rp 20 Triliun

wmhg.org – JAKARTA. Sukuk Tabungan (ST) seri ST014 diproyeksi mampu menghimpun penjualan di atas Rp 20 triliun. Kupon ST014 dianggap menarik dan ditawarkan saat momentum yang tepat selama ramadan hingga lebaran.

Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana memandang, penjualan ST014 kemungkinan tinggi seiring besaran kupon yang ditawarkan. Besaran kupon atau imbal hasil masih menjadi pertimbangan utama investor membeli produk SBN Ritel.

ST014 tenor 2 tahun (ST014T2) dan tenor 4 tahun (ST012T4) masing-masing menawarkan kupon 6,5% per tahun dan 6,6% per tahun, kupon Sukuk Tabungan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Besaran kupon ST014 juga tidak jauh berbeda dengan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang terakhir ditawarkan yakni ORI027 dengan kupon 6,65% per tahun dan 6,75% per tahun.

Baca Juga: Investasi Syariah Sukuk Tabungan ST014 Mulai Dijual, Tingkat Imbalan 6,50%-6,60%

‘’Saya melihat kemungkinan penjualan ST014 bakal tinggi, apalagi kalau melihat dari besaran kupon yang ditawarkan masih cukup menarik,’’ kata Fikri saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (7/3).

Fikri berujar, sifat kupon floating with floor atau mengambang dengan batas minimal juga menjadi daya tarik ST014 di tengah tren penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI). Ini artinya nilai kupon tidak akan turun dari batas minimal bila adanya pemangkasan suku bunga, dan kupon tetap berpotensi naik jika suku bunga dikerek.

Di samping itu, momentum masa penawaran ST014 sebagai produk investasi syariah dinilai pas dengan suasana ramadan hingga lebaran. Bukan hanya menarik sebagai investasi syariah disaat bulan suci, tetapi juga pas ditawarkan saat Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 biasanya diterima.

‘’Produk sukuk tabungan memang biasanya ditawarkan saat momentum keagamaan Islam. Ramadan dan juga lebaran saya pikir akan jadi momentum baik untuk penjualan ST014,’’ imbuh Fikri.

Fikri menambahkan, penjualan ST014 berpotensi tinggi karena masa penawaran yang cukup panjang selama 40 hari, sejak 7 Maret hingga 16 April 2025. Biasanya produk SBN Ritel ditawarkan 30 hari atau kurang.

Masa penawaran yang panjang memberikan keleluasaan bagi calon investor untuk mengukur pengeluaran yang biasanya besar di periode lebaran. Dengan masih ditawarkannya ST014 sampai dua pekan usai lebaran Idulfitri, maka berpotensi menghimpun penjualan lebih besar lagi.

Secara umum, Fikri memandang bahwa produk Surat Berharga Negara Ritel masih akan menjadi pilihan investor. Sebab, masih banyak ketidakpastian dalam jangka pendek terutama dari kebijakan-kebijakan eksternal.

Dengan adanya ketidakpastian, maka produk SBN Ritel ataupun SBN konvensional bakal lebih menguntungkan. Investor bisa mendapatkan kupon tinggi dan aman karena dijamin penuh oleh negara.

Oleh karena itu, Fikri menilai wajar bahwa produk SBN Ritel seperti ORI27 ataupun ST014 yang ditawarkan di awal tahun ini menarik di mata investor. Jika dibandingkan investasi sejenis, deposito menawarkan imbal hasil lebih rendah. Investasi SBN Ritel juga cenderung aman dibandingkan pasar saham yang saat ini relatif volatil.

‘’ST014 bisa menjadi pilihan bagus untuk jangka pendek dengan jangka 2-4 tahun. Saya pikir menarik mungkin sampai sentimen kebijakan Trump selesai yang saat ini menjadi masalah utama bagi pasar keuangan global,’’ tuturnya.

Chief Dealer Fixed Income & Derivatives PT Bank Negara Indonesia (BNI) Fudji Rahardjo mengatakan, produk Sukuk Tabungan memang memiliki peminat tersendiri. Sebab, karakteristik Sukuk Tabungan berbeda dengan SBN jenis lainnya seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR).

Produk ST tidak dapat diperdagangkan (non-tradable) di pasar sekunder, berbeda dengan produk ORI dan SR yang bisa diperjualbelikan. Selain itu, kupon atau imbal hasil ST umumnya bersifat mengambang dengan batas waktu (floating with floor), berbeda dengan kupon ORI dan SR yang bersifat tetap (fixed rate).

‘’Karakteristik ST itu menjadi salah satu daya tarik bagi investor ST014, di mana produk lebih stabil yang tidak terdampak penurunan dan kenaikan harga. Produk ST cenderung lebih mirip deposito, namun tentunya fitur lebih menarik seperti pricing dan pajak,” jelas Fudji kepada Kontan.co.id, Jumat (7/3).

Secara umum, Fudji memproyeksi, minat investor bakal tetap tinggi pada produk SBN ataupun Surat Berharga Syariah (SBSN) ritel. Edukasi terkait produk SBN ritel telah menarik perhatian investor konvensional, kupon SBN Ritel juga lumayan tinggi, serta menawarkan potensi capital gain dari kenaikan harga surat utang.

Produk SBN ritel memang masih digandrungi karena bertenor pendek. SBN Ritel tenor pendek termasuk jenis Sukuk Tabungan bisa menjadi pilihan untuk berlindung selama masa ketidakpastian.

‘’Saat ini memang tenor SBN Ritel masih cenderung bertenor pendek sampai dengan enam tahun, dengan volatilitasnya yang rendah cocok jika terdapat perubahan geopolitik dan kebijakan negara,’’ ucap Fudji.

Fudji memperkirakan, penjualan ST014 kemungkinan bisa melampaui target awal penjualan yang dipatok sebesar Rp 15 triliun. Nilai penjualan ST014 juga diperkirakan bisa lebih tinggi dari sebelumnya yakni ST013 yang sebesar Rp 20,4 triliun.

Fikri sepakat bahwa ST014 bisa melampaui penjualan seri sebelumnya yakni ST013. Akan tetapi, penjualan ST014 mungkin masih di bawah rekor penjualan ORI027 sebesar Rp 37,55 triliun yang sangat bergantung kelebihan pengeluaran saat lebaran.

Adapun pemerintah melalui Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menetapkan kuota penjualan ST014 sebesar Rp 15 triliun. Rinciannya, ST014T2 memiliki kuota sebesar Rp 11 triliun dan ST014T4 memiliki kuota sebesar Rp 4 triliun.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Sebut Menhut Raja Juli Mumpungisme Rekrut Kader PSI, Rocky Gerung: Indonesia Makin Gelap, Efisiensi Cuma Omon-omon

Sebut Menhut Raja Juli Mumpungisme Rekrut Kader PSI, Rocky Gerung: Indonesia Makin Gelap, Efisiensi Cuma Omon-omon

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

2026-09-24
Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

2026-10-17
Kebakaran Hutan Ganggu 2.458 Penerbangan Domestik,  Ada 1.324 Pembatalan

Kebakaran Hutan Ganggu 2.458 Penerbangan Domestik, Ada 1.324 Pembatalan

2026-10-19
Industri Terapkan Teknologi Penangkap Karbon, Insentif Disiapkan

Industri Terapkan Teknologi Penangkap Karbon, Insentif Disiapkan

2026-10-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Oktober 2026 Stabil, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Oktober 2026 Stabil, Cek Rincian di Sini

2026-10-19
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Oktober 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Oktober 2026

2026-10-19
BI: Perluasan Transaksi Mata Uang Lokal Topang Ketahanan Ekonomi Kawasan

BI: Perluasan Transaksi Mata Uang Lokal Topang Ketahanan Ekonomi Kawasan

2026-10-19
Transaksi ISEF 2026 Tembus Rp 3,2 Triliun, BI Genjot Pembiayaan Produktif

Transaksi ISEF 2026 Tembus Rp 3,2 Triliun, BI Genjot Pembiayaan Produktif

2026-10-19

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Circle Ekspansi ke 40 Negara Berkembang, Andalkan Stablecoin USDC

Circle Ekspansi ke 40 Negara Berkembang, Andalkan Stablecoin USDC

2026-10-19
0
Fidelity Ungkap Kondisi Jaringan Solana

Fidelity Ungkap Kondisi Jaringan Solana

2026-10-19
0
MSCI Perketat Aturan Indeks untuk Perusahaan Pemegang Bitcoin

MSCI Perketat Aturan Indeks untuk Perusahaan Pemegang Bitcoin

2026-10-19
0
Perusahaan Kripto Strategy Terancam Didepak dari MSCI Imbas Aturan Baru

Perusahaan Kripto Strategy Terancam Didepak dari MSCI Imbas Aturan Baru

2026-10-19
0
Penerbit Stablecoin Tether Jadi Investor Strategis Alsa

Penerbit Stablecoin Tether Jadi Investor Strategis Alsa

2026-10-19
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Oktober 2026 Stabil, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Oktober 2026 Stabil, Cek Rincian di Sini

2026-10-19
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Oktober 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Oktober 2026

2026-10-19

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.