Jakarta – Harga emas dunia menguat pada Jumat, 16 Oktober 2026. Akan tetapi, kinerja harga emas secara mingguan melemah. Hal ini seiring langkah pelaku pasar yang mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh the Federal Reserve (the Fed) tahun ini. Hal tersebut menyusul serangkaian data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Minggu, (18/10/2026)?
Mengutip CNBC, Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi US$ 4.175,34 per ons menjelang penutupan hari, namun secara mingguan turun 0,4%. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi US$ 4.198,20 per ons.
BACA JUGA:Perjalanan Harga Emas Antam Sepekan: Mampu Menguat ke Rp 2,57 Juta
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam Rp 2,61 Juta, UBS dan Galeri24 Segini
BACA JUGA:Makin Mahal, Harga Emas Antam 17 Oktober 2026 Naik Rp 7.000
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Turun Sepekan, Investor Waspada Kenaikan Bunga The Fed
Pergerakan harga saat ini sangat terbatas dalam kisaran tertentu dan cenderung mendekati batas dukungan (support) bawah. Penyebab utamanya adalah masih adanya ketidakpastian mengenai langkah apa yang akan diambil oleh The Fed, ujar kepala strategi komoditas global di TD Securities, Bart Melek.
Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menyatakan optimisme mengenai kekuatan ekonomi AS, tetapi tidak memberikan petunjuk apa pun terkait arah kebijakan suku bunga bank sentral tersebut.
Data pada Kamis menunjukkan harga produsen AS mengalami kenaikan terbesar dalam 4,5 tahun terakhir pada bulan lalu. Data ini menyusul laporan harga konsumen pada Rabu, yang menunjukkan adanya percepatan kenaikan harga pada September.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menyebut data tersebut mengecewakan, sementara Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, menyatakan The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga secara lebih agresif jika terjadi penurunan signifikan dalam ekspektasi inflasi masyarakat.
Berdasarkan perangkat FedWatch dari CME, para pedagang sebagian besar memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tetap pada bulan ini, dengan probabilitas 90% untuk kenaikan suku bunga pada Desember.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4156437/original/071770600_1663062666-Emas1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370810/original/031433700_1791697409-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_10.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374689/original/084630100_1792059839-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.12.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376249/original/048145000_1792319443-IMG_7964.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375874/original/029053200_1792239079-Gemini_Generated_Image_2jw6j32jw6j32jw6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)