Jakarta – Perusahaan penerbit stablecoin Circle berencana memperluas operasinya ke sekitar 40 pasar berkembang. Ekspansi ini menyasar kawasan Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah, seiring meningkatnya permintaan terhadap layanan keuangan digital.
Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (18/10/2026), di tengah rencana tersebut, USDC yang diterbitkan Circle juga mencatat pertumbuhan pangsa volume transaksi dan melampaui USDT berdasarkan indikator tersebut, meski kapitalisasi pasarnya masih berada di bawah Tether.
BACA JUGA:Binance Investasi Rp 1,78 Triliun di Circle
BACA JUGA:Saham Penerbit Stablecoin Circle Melonjak Usai Kantongi Izin Bank
BACA JUGA:Penerbit Stablecoin USDC Circle Resmi Dapat Izin Bank
CEO sekaligus Chairman Circle, Jeremy Allaire, menyampaikan rencana ekspansi itu saat menghadiri pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok.
Allaire menilai industri blockchain sedang memasuki fase penting. Teknologi yang sebelumnya lebih banyak digunakan oleh kalangan pengguna awal kini mulai bergerak menuju adopsi yang lebih luas di masyarakat.
Menurut dia, pelaku usaha dan masyarakat di negara berkembang semakin membutuhkan solusi digital untuk menjalankan aktivitas keuangan melalui internet. Permintaan terhadap stablecoin turut meningkat karena sebagian masyarakat masih memiliki keterbatasan akses ke layanan perbankan konvensional.
Selain itu, stablecoin dinilai dapat mendukung pembayaran lintas negara yang lebih cepat dan murah. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu pendorong Circle untuk memperluas jangkauan bisnisnya.
Circle merupakan perusahaan teknologi keuangan asal Amerika Serikat yang menerbitkan USDC, stablecoin yang nilainya dipatok satu banding satu terhadap dolar AS. Perusahaan ini mengembangkan infrastruktur dolar digital untuk pengguna di berbagai negara.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370810/original/031433700_1791697409-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_10.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374689/original/084630100_1792059839-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.12.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)