Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah peredaran yang palsu terpantau menurun. Hal ini terlihat dari penemuan uang rupiah palsu yang juga turun dalam beberapa tahun terakhir.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali mengatakan jumlah penindakan uang rupiah palsu menurun sejak 2023 lalu.
BACA JUGA:Detik-detik Pemusnahan Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu
BACA JUGA:Bank Indonesia Wanti-Wanti Masyarakat Buat Deteksi Uang Rupiah Palsu, Bagaimana Caranya?
BACA JUGA:Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu
BACA JUGA:Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah
Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah temuan uang Rupiah palsu itu menunjukkan tren yang menurun, kata Ricky dalam konferensi pers pemusnahan uang rupiah palsu, di Kompleks Bank Indonesia (BI), Rabu (13/5/2026).
Catatan BI, pada 2023 lalu temuan uang palsu sebanyak 5 pieces per million (ppm). Artinya, ada 5 lembar uang palsu dalam setiap satu juta lembar uang yang beredar.
Jumlah itu terus menurun hingga mencekati angka 1 ppm di April 2026 lalu. Ricky menegaskan hal tersebut bisa tercapai berkat kolaborasi lintaspihak.
Jadi, dari 5 ppm, piece per million atau 5 lembar dalam per 1 juta uang beredar, itu turun sekarang hingga mendekati 1, sampai tahun 2025. Jadi setiap 1 juta yang beredar, itu ditemukan satu uang palsu, itu luar biasa. Itu tidak lain adalah capaian ini tidak lepas dari sinergi dan koordinasi yang erat dari berbagai unsur, jelas dia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5748550/original/098447200_1778648323-Bank_Indonesia__BI__mulai_memusnahkan_uang_rupiah_palsu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562645/original/032091900_1776835694-1000296203.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5700108/original/038248400_1778579903-IMG-20260512-WA0075.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5734873/original/051649600_1778630145-meskipun-ekspor-melemah-cadangan-devisa-ri-masih-meningkat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5706488/original/093486400_1778589639-1000315954.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5707007/original/003371200_1778590317-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_18.46.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980727/original/003754900_1648714870-20220331-Laporan-SPT-1.jpg)