Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Penguatan mata uang Garuda didukung oleh posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat serta komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.
Pada penutupan perdagangan, rupiah menguat 63 poin atau 0,35 persen menjadi 18.065 per dolar AS dari posisi sebelumnya 18.128 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.937 per Dolar AS, Pasar Nantikan Keputusan BI
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu terhadap Dolar AS, Sentimen The Fed jadi Pemicu
Sejalan dengan itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menguat menjadi 18.069 per dolar AS dari sebelumnya 18.090 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, mengatakan fundamental rupiah masih cukup kuat karena ditopang cadangan devisa yang memadai.
Rupiah masih ditopang oleh cadangan devisa yang memadai serta komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar. Kedua faktor tersebut diharapkan mampu meredam tekanan apabila gejolak di pasar keuangan global kembali meningkat, katanya dikutip dari Antara.
Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai US$ 145,6 miliar, meningkat dibandingkan akhir Mei 2026 yang sebesar US$ 144,9 miliar.
Menurut Amru, kondisi tersebut memberikan ruang bagi rupiah untuk tetap stabil meski tekanan eksternal masih membayangi.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)