Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis. Mata uang Garuda turun 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp17.287 per dolar Amerika Serikat (AS), dari sebelumnya Rp 17.181 per dolar AS.
Pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen global dan domestik, terutama lonjakan harga minyak dunia yang dipengaruhi konflik geopolitik di Timur Tengah.
BACA JUGA:Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Ini Kata Ekonom
BACA JUGA:Portofolio Kredit Valas Kecil, Pelemahan Rupiah Tak Ganggu Kinerja BCA
BACA JUGA:IHSG Hari Ini 23 April 2026 Anjlok 2,16%, Begini Kata Analis
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengatakan kenaikan harga energi menjadi faktor utama tekanan terhadap rupiah.
“Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat berlanjutnya perang AS dan Iran yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (23/4/2026).
Ketegangan meningkat setelah perundingan putaran kedua antara AS dan Iran di Pakistan gagal terlaksana. Iran menolak hadir dalam negosiasi karena adanya blokade di Selat Hormuz.
Situasi ini memperburuk kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.


/2026/02/21/1358728669.jpg)
/2025/03/06/38420056.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562718/original/076507100_1776838015-Chairman_B57__Asia_Pasifik_Arsjad_Rasjid-22_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1601200/original/046758400_1495427422-Fintech.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502845/original/028071300_1771047903-1280_x_720.jpg)
/2025/12/07/375912457.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400471/original/026176400_1478686859-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564221/original/031578300_1776930460-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_12.16.10__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1095898/original/089936600_1451317331-Gedung-PPATK-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527489/original/089112300_1773204270-Kepala_Staf_Kepresidenan__Muhammad_Qodari-11_Maret_2026a.jpg)