Jakarta – Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan positif pada transaksi kartu kredit Syariah Card sepanjang April 2026. Volume transaksi meningkat lebih dari 89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh meningkatnya tren gaya hidup halal.
Sementara itu, rata-rata pertumbuhan bulanan mencapai 25% selama periode Januari–April 2026. Ini sejalan dengan jumlah kartu yang meningkat 75% dari April 2025.
BACA JUGA:10 Kebiasaan Kecil yang Bikin Boros Tanpa Disadari Setiap Hari dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Daftar 27 Lembaga Keuangan Wajib Lapor Transaksi Kartu Kredit
BACA JUGA:Mulai Berlaku! Transaksi Kartu Kredit Kini Dipantau DJP
Pertumbuhan transaksi tersebut didorong oleh bertambahnya jumlah kartu yang beredar, semakin luasnya kerja sama dengan merchant, serta meningkatnya awareness nasabah terhadap berbagai program Syariah Card yang ditawarkan Bank Mega Syariah.
“Pertumbuhan transaksi Syariah Card menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transaksi berbasis syariah terus meningkat. Kami melihat Syariah Card tidak hanya digunakan sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup halal yang memberikan kemudahan sekaligus nilai kebermanfaatan bagi nasabah,” ujar Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah, Eva Dahlia Kusumawati, Minggu (7/6/2026).
Adapun Top 5 Merchant Category Code (MCC) pada April 2026 didominasi oleh sektor Ritel & Marketplace sebesar 21%, diikuti Fashion 10%, Restaurants 9%, Travel 6%, serta Automobiles & Vehicles 6%. Secara year to date (ytd), volume transaksi Syariah Card juga tercatat meningkat 68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba Bank Mega Syariah
Bank Mega Syariah mencatatkan kinerja positif pada Triwulan I 202. Capaian ini didorong oleh penguatan bisnis, efisiensi serta optimalisasi strategi pembiayaan di segmen ritel dan korporasi.
Hingga Maret 2026, Bank Mega Syariah membukukan laba sebelum pajak lebih dari Rp79,97 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar lebih dari 51%. Peningkatan kinerja ini terutama ditopang oleh pertumbuhan pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang mencapai Rp191,60 miliar, naik lebih dari 20%.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6469027/original/003823200_1779330806-kebanjiran-barang-impor-ilegal-jokowi-akui-ada-permainan-bea-cukai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4435870/original/088377700_1684729184-serena-t-EeIVy0KPfcE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493247/original/043625100_1770199019-Menteri_Sekretaris_Negara_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898268/original/060485700_1780727716-images.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943099/original/079227300_1726137608-20240912-Harga_Emas-ANg_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3493167/original/008504900_1624612393-shutterstock_1654274959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)