Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan investor asing mulai kembali masuk ke pasar keuangan domestik setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,50 persen. Respons positif investor tersebut turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa penguatan bauran kebijakan moneter yang ditempuh BI, termasuk kenaikan BI Rate serta meningkatnya imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN), mendapat sambutan positif dari pelaku pasar global.
BACA JUGA:Rupiah Melesat terhadap Dolar AS, Sentimen Domestik jadi Pemicu
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.865, BI Sebut Kepercayaan Investor Meningkat
BACA JUGA:Rupiah Perkasa Lagi, Investor Asing Borong Surat Berharga
Pasca kenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen, serta penguatan imbal hasil SRBI dan SBN, investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan tersebut, kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Menurut dia, respons tersebut tercermin dari meningkatnya aliran dana asing ke instrumen SRBI setelah pelaksanaan lelang SRBI pada 10 Juni 2026.
Selain itu, investor asing juga mulai kembali melakukan pembelian di pasar SBN, terutama untuk surat utang pemerintah dengan tenor pendek hingga menengah.
Masuknya modal asing ke pasar keuangan domestik menjadi sinyal positif di tengah tingginya ketidakpastian pasar global akibat tekanan geopolitik dan dinamika kebijakan moneter sejumlah bank sentral dunia.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2378882/original/074423700_1539079102-Foto_1_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147468/original/046003900_1591677975-20200609-Ojek-Online-Gunakan-Pelindung-Pembatas-Antar-Penumpang-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4902346/original/059937200_1721997344-20240726-Neraca_Perdangangan_RI-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4145001/original/064262900_1662127141-IMG_3532.JPG)
/2025/06/28/1288662421.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943101/original/059705000_1726137610-20240912-Harga_Emas-ANg_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257112/original/078292600_1781213799-AP26162744447190.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)