• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Jangan Salah Beli! Tiga Saham Diprediksi Masuk Indeks MSCI Februari 2025

Jangan Salah Beli! Tiga Saham Diprediksi Masuk Indeks MSCI Februari 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-24
0

Jangan Salah Beli! Tiga Saham Diprediksi Masuk Indeks MSCI Februari 2025

wmhg.org – JAKARTA. Tiga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masuk ke indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) saat rebalancing pada Februari 2025 mendatang. Analis menganalisa hanya beberapa saham yang layak dikoleksi dan memiliki prospek cerah pada masa mendatang.

Tiga saham yang santer disebut-sebut berpotensi masuk ke dalam indeks MSCI pada rebalancing Februari 2025 adalah saham milik taipan Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Kemudian saham terafiliasi Grup Bakrie dan Salim yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Bersamaaan itu, tiga saham di BEI dirumorkan akan didepak dari indeks MSCI mulai Februari 2025. Mereka adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). 

Harga saham BREN, CUAN dan BRMS kompak di jalur menanjak sejak awal tahun 2025.

Pada perdagangan Kamis 23 Januari 2025, harga saham BREN ditutup di level 10.000, naik 150 poin atau 1,52% dibandingkan sehari sebelumnya. Pada periode sama, harga saham CUAN ditutup di level 14.800, naik 150 poin atau 1,02% dan saham BRMS turun 8 poin atau 1,96% ke level 400.

Namun ketiga saham ini telah mengakumulasi kenaikan masing-masing 6,20%, 31,69% dan 17,92% secara year to date. Penguatan ini membawa ketiganya berada di daftar saham penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas David Kurniawan menyoroti tiga kriteria utama dalam rebalancing indeks MSCI. Pertama, kapitalisasi pasar (market cap). Emiten juga mesti memenuhi minimum free float adjusted untuk masuk ke kategori small cap atau large cap.

Kedua, likuiditas dengan mempertimbangkan rata-rata minimum transaksi. Ketiga, secara sektoral emiten harus termasuk dalam sektor yang memenuhi syarat Global Industry Classification Standard (GICS).

David membenarkan, ada rumor yang beredar di pasar bahwa saham BREN, CUAN dan BRMS berpotensi masuk MSCI. Dia mencontohkan BRMS yang berpeluang masuk ke dalam indeks MSCI, berdasarkan perhitungan kasar ketika harga di bawah Rp 485 dengan free float 35%.

Tonton: Ini Peringatan Rusia kepada Donald Trump Soal Terusan Panama

Rekomendasi saham BRMS, BREN dan CUAN

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan punya perkiraan yang sejalan dengan rumor di pasar bahwa BREN, CUAN dan BRMS berpotensi masuk MSCI. Ketiga saham ini menunjukkan peningkatan kapitalisasi pasar dan volume transaksi yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, kata Ekky kepada Kontan.co.id, Rabu (22/1).

Ekky melirik saham BRMS untuk target harga Rp 500 dan BREN yang berpotensi menguji kembali resistance Rp 10.700.

endiri Stocknow.id Hendra Wardana turut menilai saham BREN, CUAN dan BRMS layak menjadi kandidat konstituen indeks MSCI. Perkiraan Hendra, ketiga saham tersebut memenuhi kriteria kapitalisasi pasar yang besar, likuiditas tinggi dan punya fundamental yang solid.

Ketiganya menunjukkan performa yang menjanjikan baik dari segi pertumbuhan maupun transaksi harian. Kabar ini menjadi sentimen positif yang menarik perhatian investor, kata Hendra.

Hendra menilai saham BREN, CUAN dan BRMS masih layak koleksi dengan target harga masing-masing di Rp 10.650, Rp 15.000 dan Rp 450. 

Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menambahkan, rebalancing indeks MSCI biasanya diikuti aliran dana masuk (capital inflow) yang cukup signifikan terhadap saham yang masuk menjadi konstituen. Mempertimbangkan posisi harga dan market cap saat ini, Pandhu menaksir BREN dan CUAN lebih berpeluang masuk ke indeks MSCI.

Sementara Praktisi Pasar Modal Raden Bagus Bima lebih menjagokan BREN. Dia melihat laju penguatan harga sahamnya sejauh ini terdongkrak oleh ekspektasi pasar terhadap potensi BREN masuk MSCI.  Apalagi akumulasi investor asing cukup besar dari sejak Desember 2024, kata Bima.

Bima menyarankan buy BREN pada rentang harga Rp 9.850 – Rp 10.000. Pelaku pasar bisa mempertimbangkan resistance Rp 10.500 dan level Rp 12.000 sebagai target harga tertingginya. 

Baca Juga: Naik Sebentar, Harga Shell Super Turun Tipis, Bagaimana Pertamax, BP, Vivo Hari Ini?  

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
RAPBN 2027, Pemerintah Lanjutkan Efisiensi Anggaran

RAPBN 2027, Pemerintah Lanjutkan Efisiensi Anggaran

2026-06-10
Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Percepat Digitalisasi Pemerintahan

Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Percepat Digitalisasi Pemerintahan

2026-06-11
Beban Biaya Logistik Bertambah Imbas Penyesuaian Harga Pertamax

Beban Biaya Logistik Bertambah Imbas Penyesuaian Harga Pertamax

2026-06-11
Jual-Beli di Aplikasi Ojol Diatur Kemendag, Grab Buka Suara

Jual-Beli di Aplikasi Ojol Diatur Kemendag, Grab Buka Suara

2026-06-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Perhiasan 12 Juni 2026: Rincian dari 9 hingga 24 Karat

Harga Emas Perhiasan 12 Juni 2026: Rincian dari 9 hingga 24 Karat

2026-06-13
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 12 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 12 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

2026-06-13
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Juni 2026: Buyback Naik Rp 55.000

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Juni 2026: Buyback Naik Rp 55.000

2026-06-13
Rincian Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam hingga Pegadaian

Rincian Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam hingga Pegadaian

2026-06-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Delaware Bakal Larang ATM Bitcoin

Delaware Bakal Larang ATM Bitcoin

2026-06-13
0
Harga Kripto Hari Ini 12 Juni 2026: Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP Menguat

Harga Kripto Hari Ini 12 Juni 2026: Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP Menguat

2026-06-13
0
Piala Dunia 2026 Jadi Ladang Cuan Baru Coinbase

Piala Dunia 2026 Jadi Ladang Cuan Baru Coinbase

2026-06-13
0
Presiden Polandia Kembali Tolak RUU Kripto

Presiden Polandia Kembali Tolak RUU Kripto

2026-06-13
0
Volume Perdagangan Kripto Anjlok ke Titik Terendah 2 Tahun

Volume Perdagangan Kripto Anjlok ke Titik Terendah 2 Tahun

2026-06-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Perhiasan 12 Juni 2026: Rincian dari 9 hingga 24 Karat

Harga Emas Perhiasan 12 Juni 2026: Rincian dari 9 hingga 24 Karat

2026-06-13
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 12 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 12 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

2026-06-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.