• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Intip Proyeksi Pergerakan Rupiah Hingga Akhir Tahun 2024

Intip Proyeksi Pergerakan Rupiah Hingga Akhir Tahun 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-09
0

Intip Proyeksi Pergerakan Rupiah Hingga Akhir Tahun 2024

wmhg.org – JAKARTA. Rupiah tampil perkasa dan kembali ditutup di bawah Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan kemarin. Pada Kamis (8/8), rupiah bertengger di Rp 15.894 per dolar AS.

Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana mengatakan, penguatan rupiah karena adanya momentum yang tepat. Di saat data-data ekonomi AS melemah, data dari dalam negeri sangat baik sehingga rupiah terapresiasi.

Pertumbuhan ekonomi di 5,05% dan inflasi di 2,13%, sehingga riil yield Indonesia semakin besar dan menjadi pendorong masuknya dana asing, ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (8/8).

Lalu, data cadangan devisa (cadev) Indonesia juga naik US$ 5,2 miliar di Juli. Sehingga mendorong perkiraan data neraca perdagangan di Juli akan sangat baik.

Pada saat yang sama, hasil cadev tersebut juga mendorong perkiraan 'balance of payment' (neraca pembayaran) berpotensi surplus di kuartal III ini.

Jika surplus, ini menjadi katalis bahwa sebenarnya ada aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri atau ekonomi Indonesia semakin berkembang, paparnya.

Sementara itu, dolar AS tertekan, khususnya setelah data tenaga kerja yang buruk. Initial Jobless Claim sebesar 233 ribu atau kedua tertinggi di tahun ini, Unemployment Rate naik 4,3% atau tertinggi sejak 2021, dan Non Farm Payroll hanya tumbuh 114.000 atau paling rendah sejak Mei 2022.

Ditambah, pada hari Senin ada Black Monday karena kekhawatiran resesi di negara maju, termasuk Jepang dan Korea, jelas Fikri.

Selain itu, ekspektasi pemangkasan the Fed yang lebih besar dari perkiraan menekan indeks dolar. Berdasarkan Fed Watch Tool, probabilitas pemangkasan di September ke 475bps-500bps meningkat menjadi 57,5% dari posisi 22% pada pekan lalu.

Lalu di November, probabilitas pemangkasan ke 450bps-475bps meningkat menjadi 53,4% dari 21% pada pekan sebelumnya. Kemudian pada Desember probabilitas penurunan suku bunga the Fed ke 425bps-450bps meningkat menjadi 48,8% dari 27,7% di 1 Agustus 2024.

Pada saat yang sama, di Asia, khususnya di Asia Timur kondisinya sedang kurang baik. Misalnya di India lantaran adanya 'trust issue'. Reserve Bank of India (RBI) mengeluarkan dua seri obligasi yang selalu masuk ke keranjangnya.

Tiba-tiba ada aturan yang mengeluarkan kedua seri itu, sehingga pergerakan indeks obligasi India tertahan dan asing keluar dari India, ujarnya.

Meski demikian, Fikri menilai pasar terlalu bersikap berlebihan terhadap pergerakan dolar AS. Ia memperkirakan untuk saat ini dolar AS akan bergerak sideways.

Menurutnya, data yang juga perlu diperhatikan adalah data inflasi AS. Headline dan Core CPI yang baru keluar Rabu depan dinilai juga menjadi kunci sebagai guidance atas respon the Fed.

Fikri menilai, jika Headline dan Core CPI masih di atas 3% atau di 2,9% maka penurunan Fed Rate tidak akan sebanyak yang diperkirakan pasar saat ini.

Kemungkinan hanya 25bps di September, katanya.

Sebab, lanjut Fikri, pada saat yang sama, data penjualan mobil bekas di AS naik. Ini menjadi yang pertama kali di tahun ini. Pada tahun 2022 dan 2023, penjualan mobil bekas justru menjadi pendorong inflasi terbesar, selain dari sektor tenaga kerja dan shelter. Jadi ini yang perlu dilihat pasar, sambungnya.

Fikri juga mengatakan bahwa setelah data inflasi AS rilis, rupiah diperkirakan akan sedikit terdepresiasi. Sebab, saat ini sudah tidak ada data yang signifikan dari dalam negeri, sehingga hanya menunggu dari data global.

Kemungkinan, data neraca perdagangan yang akan signifikan, tetapi sepertinya sudah price-in saat ini, katanya.

Oleh sebab itu, Fikri masih mempertahankan rupiah di Rp 15.886 per dolar AS di akhir tahun 2024. Sementara untuk di kuartal ketiga, ia memproyeksikan rupiah berada di rentang Rp 15.900 – Rp 16.000 per dolar AS.

Menurutnya, target itu juga cenderung optimistis. Sebab, berdasarkan konsensus Bloomberg, rupiah diperkirakan berada di Rp 16.100 pada akhir tahun 2024.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

2026-05-03
Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

2026-04-27
Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

2026-04-30
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

2026-05-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03
Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

2026-05-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

2026-05-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

2026-05-03
0
Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

2026-05-03
0
Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

2026-05-03
0
Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

2026-05-03
0
Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

2026-05-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.