• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Mei 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » IHSG Ditutup Menguat 0,86% Jumat (9/8), Ini Katalis Pendorong dalam Sepekan

IHSG Ditutup Menguat 0,86% Jumat (9/8), Ini Katalis Pendorong dalam Sepekan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-09
0

IHSG Ditutup Menguat 0,86% Jumat (9/8), Ini Katalis Pendorong dalam Sepekan

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,86% pada Jumat (9/8). Hari ini, IHSG menguat 61,87 poin ke 7.256,996 di akhir perdagangan. 

Seluruh indeks sektoral tercatat menguat bersama dengan IHSG hari ini. Sektor barang baku melonjak 1,62%. Sektor perindustrian melaju 1,11%. Sektor infrastruktur melesat 0,85%. Sektor transportasi dan logistik menanjak 0,80%. 

Sektor properti dan real estate naik 0,79%. Sektor teknologi terangkat 0,59%. Sektor energi menguat 0,50%. Sektor keuangan naik 0,48%. Sektor kesehatan menguat 0,43%. Sektor barang konsumsi primer menanjak 0,34%.

Melansir RTI, IHSG justru tercatat terkoreksi 0,70% dalam sepekan.

Head of Research Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, pergerakan IHSG pada pekan ini dipicu oleh beberapa faktor global dan domestik. 

Dari domestik, ada dua faktor utama. Pertama, produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang tumbuh melambat sebesar 5,05% secara tahunan alias year on year (yoy) di kuartal II 2024. 

Kinerja ini lebih rendah dibanding kuartal I 2024 yang tumbuh 5,11% yoy. 

“Hal ini disebabkan rendahnya pertumbuhan pengeluaran konsumsi pemerintah, yang mana hanya naik 1,42% yoy. Di kuartal I 2024, ini naik 19,90% yoy,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/8).

Kedua, cadangan devisa (cadev) Indonesia yang meningkat menjadi US$145,4 miliar di Juli 2024. Ini tercatat jadi raihan cadev tertinggi di sepanjang tahun 2024.

Sebagai perbandingan, cadev Indonesia pada bulan Juni 2024 sebesar US$ 140,2 miliar. Sementara, pada Juli 2023 cadev Indonesia tercatat US$ 137,6 miliar.

”Bank Indonesia (BI) menyatakan peningkatan cadev Juli 2024 terjadi karena penerbitan sukuk global pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa,” ungkapnya.

Dari global, ada empat sentimen yang mempengaruhi gerak IHSG pekan ini. Pertama, tingkat pengangguran Amerika Serikat (AS) yang tercatat naik menjadi 4,3% di bulan Juli 2024. Sebagai perbandingan, tingkat pengangguran di AS sebesar 4,1% di bulan Juni 2024.

Tingkat pengangguran bulan Juli 2024 merupakan level tertinggi sejak Oktober 2021 dan menimbulkan ketakutan akan terjunnya ekonomi AS ke dalam resesi. 

“Ketakutan tersebut tercermin pada index VVIX yang menyentuh level tertinggi sejak Maret 2022 dan menimbulkan koreksi dalam pada bursa saham Asia, Eropa, dan Amerika pada hari Senin (5/8) lalu,” tuturnya.

Kedua, Purchasing Managers Index (PMI) Jasa AS yang masuk area ekspansi. PMI Jasa ISM AS pada bulan Juli 2024 naik menjadi 51,4. Sebagai perbandingan, PMI Jasa ISM AS pada bulan Juni 2024 adalah 48.8. 

“Ini mengindikasikan rebound moderat pada aktivitas jasa di AS. Hal ini disebabkan karena pemulihan pada pesanan baru dan bisnis pertambangan di tengah meningkatnya permintaan dari luar negeri,” ujarnya.

Ketiga, komentar dovish Bank of Japan (BoJ) yang tidak akan menaikkan suku bunga hingga gejolak pasar global dan Jepang reda. 

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Wakil Gubernur BOJ, Shinichi Uchida dalam merespons aksi short-selling terhadap Nikkei 225 yang memicu flight to safety ke obligasi pemerintah Jepang (JGB). 

“Meskipun demikian, pasar memprediksi BOJ masih akan menaikkan suku bunga minimal 1x lagi dengan ekspektasi OIS sebanyak 0,76 kali,” tuturnya.

Keempat, National Bureau of Statistics (NBS) China yang mencatatkan adanya kenaikan tingkat inflasi di bulan Juli 2024 ke 0,5% yoy. Sebagai perbandingan, tingkat inflasi di China pada bulan Juni 2024 adalah 0,2% yoy dengan ekspektasi pasar di bulan Juli adalah 0,3% yoy. 

“Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan domestik seiring dengan peningkatan stimulus ekonomi di Beijing,” tuturnya.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat, ada empat sentimen utama yang membuat IHSG terkoreksi sepanjang pekan ini.

Pertama, rilis data pengangguran AS yang meningkat ke 4,3%, sehingga menyebabkan kekhawatiran investor akan adanya perlambatan ekonomi AS.

Kedua, aksi sell off para investor akibat naiknya suku bunga Jepang. Ketiga, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin (bps) di bulan September 2024.

“Terakhir, kembali meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/8).

Untuk perdagangan hari Senin (12/8) esok, IHSG diperkirakan rawan terkoreksi dengan support di 7.219 dan resistance di 7.267.

“Pergerakan IHSG diperkirakan akan dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah. Investor juga masih mencermati akan beberapa rilis data di AS dan China,” paparnya.

Herditya pun menyarankan investor untuk mencermati saham ASII dengan target harga Rp 4.830 – Rp 4.860 per saham, INDF Rp 6.300 – Rp 6.475 per saham, dan DOID Rp 760 – Rp 780 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

Asuransi dan Pinjol Wajib Laporkan Data Nasabah ke SLIK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

2026-05-03
Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

2026-04-27
Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

2026-04-30
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

2026-05-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03
Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

2026-05-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

2026-05-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

2026-05-03
0
Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

2026-05-03
0
Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

2026-05-03
0
Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

2026-05-03
0
Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

2026-05-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.