• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Dolar Melemah, Yen Mencatat Penurunan Mingguan Karena Kekhawatiran Resesi AS Mereda

Dolar Melemah, Yen Mencatat Penurunan Mingguan Karena Kekhawatiran Resesi AS Mereda

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-17
0

Dolar Melemah, Yen Mencatat Penurunan Mingguan Karena Kekhawatiran Resesi AS Mereda

wmhg.org – JAKARTA. Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap yen pada hari Jumat. Dolar AS juga melemah terhadap mata uang lainnya karena para pedagang mengambil untung. Investor mencermati data ekonomi untuk mengukur rencana pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Angka perumahan AS yang mengecewakan juga terus menekan dolar AS. Pembangunan rumah keluarga tunggal AS turun pada bulan Juli karena suku bunga hipotek dan harga rumah yang lebih tinggi membuat calon pembeli menunggu, yang menunjukkan pasar tetap tertekan pada awal kuartal ketiga.

Dolar melemah 1,04% terhadap yen Jepang menjadi 147,75, setelah menyentuh level tertinggi dua minggu di 149,40 pada sesi sebelumnya. Namun, yen tampak akan mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Juni setelah data ekonomi AS meredakan kekhawatiran akan resesi dan mendukung taruhan pemotongan suku bunga secara bertahap.

Setelah reli besar pada data konsumen AS yang kuat kemarin, dolar AS mengembalikan sebagian keuntungannya karena para pedagang mengambil untung menjelang akhir pekan, kata Matt Weller, kepala riset pasar di StoneX kepada Reuters.

Yen adalah mata uang utama terkuat hari ini – meskipun masih yang terlemah minggu ini – karena para pedagang mengendalikan ekspektasi untuk pemotongan suku bunga di antara bank-bank sentral utama lainnya, kata dia.

Mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti poundsterling menguat karena prospek ekonomi yang membaik memacu reli pasar saham.

Data pada hari Kamis menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam satu bulan. Sementara penjualan ritel AS meningkat paling tinggi dalam 1,5 tahun pada bulan Juli. Angka ini memupuskan harapan bahwa Fed dapat memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) bulan depan.

Peluang untuk langkah tersebut sekarang adalah 25,5%, menurut FedWatch Tool milik CME Group.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,48% menjadi 102,54. Ini adalah posisi indeks dolar paling lemah sejak pertengahan Januari 2024.

Para pedagang sekarang menantikan pidato Ketua Fed Jerome Powell yang akan datang di Jackson Hole. 

YEN MASIH LEMAH, POUND MENJADI TITIK TERANG

Dengan kerugian sekitar 1%, yen berada di jalur penurunan mingguan terbesarnya dalam hampir dua bulan. Mata uang tersebut melonjak hingga 141,675 yen per dolar pada tanggal 5 Agustus karena kenaikan suku bunga Bank of Japan yang mengejutkan, dikombinasikan dengan meningkatnya kekhawatiran resesi AS, memicu pelonggaran agresif perdagangan carry yang didanai yen.

Ketenangan kembali terjadi setelah wakil gubernur BOJ yang berpengaruh, Shinichi Uchida, mengatakan bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga ketika pasar bergejolak. Selain itu ada tanda-tanda pedagang telah membangun kembali posisi short.

Data resmi menunjukkan banyak aliran yang terjadi. Pada pekan hingga 10 Agustus, investor Jepang menanamkan uang paling banyak ke obligasi luar negeri jangka panjang dalam 12 minggu. Sementara orang asing menjadi pembeli bersih utang Jepang jangka pendek setelah delapan minggu berturut-turut menjual.

Investor luar negeri juga membeli sekitar US$ 3,5 miliar saham Jepang, membalikkan penjualan bersih tiga minggu berturut-turut.

Poundsterling naik 0,6% menjadi US$ 1,2931 – tertinggi sejak 25 Juli – setelah data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik tipis pada bulan Juli. Penjualan ritel sebagian didorong oleh pengeluaran ekstra selama kejuaraan Piala Euro.

Pound berada di jalur kenaikan mingguan 1,2%, kinerja terbaiknya dalam lebih dari sebulan.

Euro naik 0,36% menjadi US$ 1,1012. Mata uang umum tersebut menyentuh level tertinggi sejak 3 Januari awal minggu ini, dibantu oleh penurunan dolar setelah data yang lemah.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Filosofi Emas di Balik Kebaya Anggun Puan Maharani Karya Didiet Maulana

Filosofi Emas di Balik Kebaya Anggun Puan Maharani Karya Didiet Maulana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

2026-05-12
Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

2026-05-13
Purbaya Ancam Pangkas TKD Daerah yang Hambat Investasi

Purbaya Ancam Pangkas TKD Daerah yang Hambat Investasi

2026-05-14
Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

2026-05-14
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14
Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

2026-05-14
Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

2026-05-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

2026-05-14
0
Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

2026-05-14
0
Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

2026-05-14
0
Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

2026-05-14
0
Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

2026-05-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.