• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Desember 1, 2025
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Antam Sambut Positif Kebijakan DMO Emas untuk Jaga Ketersediaan Nasional

    Antam Sambut Positif Kebijakan DMO Emas untuk Jaga Ketersediaan Nasional

    Danareksa Dorong Implementasi Karbon Biru di Kawasan Industri Hijau

    Danareksa Dorong Implementasi Karbon Biru di Kawasan Industri Hijau

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pertamina Perkuat Pengawasan SPBU Lewat Audit Independen Internasional

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Pemerintah Perpanjang Impor Listrik dari Malaysia, Ekonom Ingatkan Risiko Devisa

    Antam Sambut Positif Kebijakan DMO Emas untuk Jaga Ketersediaan Nasional

    Antam Sambut Positif Kebijakan DMO Emas untuk Jaga Ketersediaan Nasional

    Danareksa Dorong Implementasi Karbon Biru di Kawasan Industri Hijau

    Danareksa Dorong Implementasi Karbon Biru di Kawasan Industri Hijau

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Atur Portofolio Jelang Pertemuan The Fed dan Pergantian Presiden, Begini Strateginya

Atur Portofolio Jelang Pertemuan The Fed dan Pergantian Presiden, Begini Strateginya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-04
0

Atur Portofolio Jelang Pertemuan The Fed dan Pergantian Presiden, Begini Strateginya

wmhg.org – JAKARTA. Investor bisa mengocok ulang kembali racikan portofolio jelang penentuan arah suku bunga dan pergantian presiden baru. Secara historis, pelonggaran kebijakan moneter dan pergantian presiden berdampak positif terhadap aset saham dan surat utang.

CEO PT Pinnacle Persada Investama (Pinnacle Investment), Guntur Putra mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam meracik portofolio investasi di tengah suku bunga akan dipangkas dan pergantian Presiden.

Penurunan suku bunga biasanya akan membuat aset berisiko seperti saham menjadi lebih menarik. Hal itu karena biaya pinjaman yang lebih rendah dapat mendukung pertumbuhan perusahaan dan meningkatkan likuiditas pasar.

Di samping itu, pergantian kepemimpinan dapat memengaruhi kebijakan ekonomi dan sektor-sektor tertentu. Oleh karenanya, penting untuk memperhatikan tiap kebijakan yang dapat berpengaruh bagi pergerakan imbal hasil aset investasi.

Guntur menyebutkan, langkah-langkah Bank Indonesia (BI) dan pemerintah baru perlu dipantau karena dapat memengaruhi nilai tukar dan kebijakan moneter domestik. Investor juga perlu memperhatikan faktor lain seperti inflasi, kondisi geopolitik, dan sentimen pasar global.

‘’Sehingga, penyesuaian portofolio sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan baik langkah-langkah Fed maupun Bank Indonesia,’’ jelas Guntur kepada Kontan.co.id, Selasa (3/9).

Guntur menilai, nantinya apabila suku bunga Federal Reserve benar dipangkas, maka berpotensi mendorong aliran dana masuk (capital inflow) ke negara berkembang termasuk Indonesia. Dengan demikian, pasar saham dan obligasi domestik bakal diuntungkan.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan kebijakan ekonomi dan moneter yang akan diambil oleh pemerintahan baru, serta perkembangan ekonomi dan inflasi global. Sebab, ketidakpastian di bidang-bidang ini dapat memengaruhi stabilitas pasar dan keputusan investasi ke depan.

Perencana Keuangan dari Finansia Consulting, Eko Endarto mengamati, secara historis, pasar saham biasanya memang menunjukkan peningkatan saat adanya pergantian kepemimpinan. Terkhusus, pada pergerakan IHSG selama pemerintahan baru Indonesia.

Oleh karena itu, aset saham menarik dicermati saat adanya pemerintahan baru dan suku bunga akan dipangkas turun. Di samping itu, dipangkasnya suku bunga dapat berdampak positif pula bagi aset surat utang karena investor berpotensi dapatkan keuntungan ganda dari kupon dan capital gain.

‘’Jadi saham sebagai salah satu bagian dalam investasi. Sementara, obligasi bisa jadi alternatif yang menarik,’’ ujar Eko saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (3/9).

CEO and Founder Finansialku, Melvin Mumpuni melihat bahwa saat ini investor masih menunggu kabar mengenai kepastian pemangkasan suku bunga acuan the Fed dan juga pemimpin baru Amerika Serikat (AS). Dan ketika nantinya arah suku bunga dan pemerintah Amerika lebih jelas, maka membuka peluang untuk masuk lagi ke aset berisiko tinggi.

‘’Ketika suku bunga turun, jadi kesempatan untuk investasi di produk-produk berisiko tinggi,’’ ungkap Melvin kepada Kontan.co.id, Selasa (3/9).

Semakin kuatnya desas-desus pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika tersebut terlihat telah menggairahkan kondisi pasar. Seperti diketahui, The Fed sebagai salah satu bank sentral terbesar di dunia dijadwalkan akan bertemu membahas arah suku bunga pada 18 September mendatang.

Melvin mencermati, saat ini berita suku bunga dipangkas tersebut telah bertranslasi bagi pergerakan aset berisiko tinggi seperti saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau sedang reli dan sempat mencapai level tertingginya (All Time High/ATH) pada Senin, (2/9).

Namun, Melvin mengingatkan bahwa pilihan produk investasi harus disesuaikan dengan kebutuhan atau tujuan investasi masing-masing investor. Bagi tipe investor agresif, maka dapat mengalokasikan aset sekitar 50% untuk capital gain, 30% untuk cash flow, serta 20% untuk aset likuid.

Bagi investor tipe moderat bisa mengalokasikan 40% ke capital gain dengan risiko lebih tinggi, 30% untuk investasi yang menghasilkan cash flow, serta 30% untuk diamankan ke aset likuid. Sementara itu, bagi investor tipe konservatif dapat masukkan 20% ke aset capital gain, lalu 40% ke aset cash flow, serta aset likuid sebanyak 40%.

Kalau Eko, menyarankan racikan portofolio investor tipe konservatif yaitu dana dialokasikan sekitar 20% ke deposito, 60% obligasi, serta 20% saham. Untuk investor moderat, bisa masukan dana 60% ke deposito dan sisanya 40% ke saham.

Sedangkan, saran portofolio investasi bagi investor berkarakter agresif yakni sekitar 10% bisa alokasikan ke deposito. Kemudian sebanyak 30% ke obligasi dan sisanya 70% ke saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Pagi Ini Jokowi Terima Kunjungan Paus Fransiskus Di Istana Merdeka

Pagi Ini Jokowi Terima Kunjungan Paus Fransiskus Di Istana Merdeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Dunia Makin Berkilau, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed jadi Pemicu

Harga Emas Dunia Makin Berkilau, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed jadi Pemicu

2025-11-28
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman

Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman

2025-11-30

Kemenhut Buru Mafia Kayu di Balik Banjir Sumatera, Modus Canggih Terungkap

2025-12-01

Banjir Tapanuli Bawa Gelondongan Kayu, Pemerintah Didesak Investigasi Dugaan Pembalakan Liar

2025-12-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian 30 November 2025 Hampir Sentuh Rp 2.500.000 per Gram, Cek Rinciannya!

Harga Emas Pegadaian 30 November 2025 Hampir Sentuh Rp 2.500.000 per Gram, Cek Rinciannya!

2025-12-01
Fluktuasi Harga Emas Antam Sepekan: Turun Tipis hingga Meroket Rp 40 Ribu

Fluktuasi Harga Emas Antam Sepekan: Turun Tipis hingga Meroket Rp 40 Ribu

2025-12-01
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 November 2025: Melonjak Tinggi di Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 November 2025: Melonjak Tinggi di Raja Emas dan Laku Emas

2025-12-01
Proyeksi Harga Emas Dunia, Bisakah Bertahan di USD 4.200?

Proyeksi Harga Emas Dunia, Bisakah Bertahan di USD 4.200?

2025-12-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
XAUUSD: Harga Emas Tembus USD 4.180, Selanjutnya Uji Level Ini

XAUUSD: Harga Emas Tembus USD 4.180, Selanjutnya Uji Level Ini

2025-12-01
0
Bukan Sekadar Dokumen, Ini Dampak Positif Bayar BBNKB bagi Warga Jakarta

Bukan Sekadar Dokumen, Ini Dampak Positif Bayar BBNKB bagi Warga Jakarta

2025-12-01
0
Bisnis Keluarga Jadi Fondasi Ekonomi di Kawasan Asia, Ini Buktinya

Bisnis Keluarga Jadi Fondasi Ekonomi di Kawasan Asia, Ini Buktinya

2025-12-01
0
Menkop Ferry: Koperasi Kelurahan Merah Putih Pakansari Layak Jadi Percontohan Nasional

Menkop Ferry: Koperasi Kelurahan Merah Putih Pakansari Layak Jadi Percontohan Nasional

2025-12-01
0
Laju Kereta Api di Sumatera Tersendat, Sejumlah Jalur Tertimbun Longsor-Banjir

Laju Kereta Api di Sumatera Tersendat, Sejumlah Jalur Tertimbun Longsor-Banjir

2025-12-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News
  • Tak Berkategori

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian 30 November 2025 Hampir Sentuh Rp 2.500.000 per Gram, Cek Rinciannya!

Harga Emas Pegadaian 30 November 2025 Hampir Sentuh Rp 2.500.000 per Gram, Cek Rinciannya!

2025-12-01
Fluktuasi Harga Emas Antam Sepekan: Turun Tipis hingga Meroket Rp 40 Ribu

Fluktuasi Harga Emas Antam Sepekan: Turun Tipis hingga Meroket Rp 40 Ribu

2025-12-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.