• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Anggaran Infrastruktur Dipangkas, Cek Rekomendasi Saham TOTL dan ACST

Anggaran Infrastruktur Dipangkas, Cek Rekomendasi Saham TOTL dan ACST

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-27
0

Anggaran Infrastruktur Dipangkas, Cek Rekomendasi Saham TOTL dan ACST

wmhg.org –  JAKARTA. Upaya pemerintah untuk meningkatkan peran sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur tampaknya menghadapi tantangan. 

Pasalnya, di saat yang bersamaan, pemerintah justru memangkas anggaran infrastruktur yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan alasan efisiensi anggaran negara.  

Pada awalnya, pagu anggaran Kementerian PUPR tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 110,95 triliun. Namun, pemerintah memangkasnya sebesar Rp 60,46 triliun, sehingga hanya tersisa Rp 50,49 triliun. 

Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, tetapi juga pada emiten konstruksi swasta.  

Selama ini, perusahaan konstruksi swasta masih menghadapi kesulitan dalam memperoleh proyek dari pemerintah, sehingga mereka lebih mengandalkan kontrak dari mitra swasta. Salah satu contohnya adalah PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). 

  TOTL Chart by TradingView

Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada, Anggie S. Sidharta, menyatakan bahwa pihaknya tetap berfokus pada spesialisasi mereka, yaitu pembangunan gedung bertingkat, komersial, dan industri yang mayoritas berasal dari sektor swasta.  

Menurut Anggie, pemangkasan anggaran infrastruktur pemerintah tidak berdampak signifikan terhadap TOTL karena proyek yang mereka tangani masih sesuai dengan bidang spesialisasi perusahaan. 

Selama ini, pembangunan gedung yang kami kerjakan masih dalam lingkup spesialisasi kami, ujarnya pada Selasa (25/2).  

Analis Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora, menilai bahwa pemangkasan anggaran Kementerian PUPR berpotensi menjadi sentimen negatif bagi emiten konstruksi swasta. 

Pasalnya, jumlah proyek yang dijalankan pemerintah akan semakin berkurang, sehingga emiten konstruksi swasta harus lebih mengandalkan kontrak dari sektor swasta.  

Selain itu, tantangan lain yang dihadapi sektor konstruksi swasta adalah suku bunga perbankan yang masih tinggi di Indonesia. Dengan berbagai hambatan ini, Andhika memperkirakan bahwa kinerja emiten konstruksi swasta pada tahun 2025 masih akan berat. 

Emiten yang mencatatkan kinerja negatif hingga kuartal III-2024, seperti PT Acset Indonusa Tbk (ACST), diproyeksi belum mampu mencetak laba tahunan.  

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa emiten yang mampu menerapkan tata kelola perusahaan yang baik masih memiliki peluang untuk mencatatkan pertumbuhan kinerja pada tahun ini.  

Untuk strategi investasi, Nafan merekomendasikan untuk menahan (hold) saham TOTL dan ACST dengan target harga masing-masing Rp 465 dan Rp 74 per saham. 

Di sisi lain, Andhika menilai bahwa saham emiten konstruksi swasta masih berada dalam tren penurunan (downtrend) dan merekomendasikan pendekatan wait and see sebelum mengambil keputusan investasi.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Skandal BBM Pertamina; Konsumen Dirugikan, Kepercayaan Publik Runtuh

Skandal BBM Pertamina; Konsumen Dirugikan, Kepercayaan Publik Runtuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ini Efek Penghapusan Pajak Merger BUMN ke Perusahaan Plat Merah

Ini Efek Penghapusan Pajak Merger BUMN ke Perusahaan Plat Merah

2026-05-10
Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

2026-05-13
Stok Minyakita Minim di Pasaran, Mendag Bilang Begini

Stok Minyakita Minim di Pasaran, Mendag Bilang Begini

2026-05-11
Terungkap, Alasan Berat Badan Menkeu Purbaya Turun hingga 12 Kg

Terungkap, Alasan Berat Badan Menkeu Purbaya Turun hingga 12 Kg

2026-05-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14
Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

2026-05-14
Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

2026-05-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

2026-05-14
0
Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

2026-05-14
0
Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

2026-05-14
0
Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

2026-05-14
0
Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

2026-05-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.