Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan tidak ada kelangkaan minyak goreng di pasaran. Meskipun, diakuinya stok minyak goreng Minyakita berkurang di sejumlah titik.
Budi menekankan, stok minyak goreng aman di pasaran. Dia mengungkap ada merek dagang lain yang di jual untuk masyarakat ketika sulit mendapatkan Minyakita.
BACA JUGA:Cek Harga Pangan Hari Ini, dari Cabai Rawit hingga Telur Ayam
BACA JUGA:Harga Minyakita Bakal Naik, Mendag: Bukan karena Biodiesel B50
BACA JUGA:Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp 60 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp 31 Ribu
Ya aman, enggak ada masalah. Tidak ada Minyakita, minyak yang lain juga banyak. Kan sekarang kita banyak minyak second-brand. Minyak second-brand itu sebenarnya minyak yang temannya Minyakita gitu, jadi kita minta produsen banyak produksi. Jadi enggak ada masalah, ungkap Budi, di Sarinah, Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Dia menerangkan, Minyakita merupakan produksi dari kewajiban pasokan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) dari eksportir. Sehingga, jumlahnya lebih terbatas di pasaran.
Selain itu, sebagian Minyakita difokuskan untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia Timur, seperti Papua. Meski demikian, Budi membuka peluang bagi masyarakat memilih alternatif selain Minyakita. Yang berkurang memang Minyakita-nya. Tapi minyak yang lain-lain banyak, enggak ada kelangkaan, enggak ada, tegasnya.
Minyak (goreng) di luar Minyakita itu banyak. Jadi ya, kan kalau yang ke Minyakita itu juga menengah ke bawah peruntukannya. Makanya kenapa Minyakita itu tidak dijual di ritel modern? Nah kalau yang dijual di ritel modern itu berarti nanti bisa menengah atas, artinya cuma di pasar-pasar aja, jelas Budi.



/2026/03/06/135360121.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5668374/original/068434900_1778397856-1000313942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424364/original/043323600_1683817182-LPG_3_Kg.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570755/original/008909500_1777539453-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3508215/original/097417800_1626078551-000_9ET4R8.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5662713/original/041586500_1778319973-Direktur_Operasi_Bisnis_Klasifikasi_PT_BKI__Persero___Arief_Budi-_9_Mei_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5662925/original/042593600_1778322120-Anthropic.jpeg)