• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Prospek Pertumbuhan Industri Kemasan Indonesia di Tengah Tantangan Bahan Baku

Prospek Pertumbuhan Industri Kemasan Indonesia di Tengah Tantangan Bahan Baku

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-12
0

Prospek Pertumbuhan Industri Kemasan Indonesia di Tengah Tantangan Bahan Baku

KONTAN,CO,ID – JAKARTA. Industri kemasan nasional diperkirakan tetap berpotensi tumbuh positif di tengah tantangan pemenuhan bahan baku dan perubahan perilaku konsumen.

Direktur Eksekutif Indonesia Packaging Federation (IPF) Henky Wibawa mengatakan, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan kinerja penjualan industri kemasan Indonesia berada di kisaran 2%-3% pada 2024.

Salah satu tantangan yang kini dihadapi oleh industri kemasan adalah penurunan utilitas industri petrokimia yang notabene memproduksi bahan baku kemasan seperti biji plastik.

IPF pun menyoroti kondisi para produsen biji plastik, khususnya PE Polyethylene, yang merasa tersaingi oleh produk-produk impor dari China, terutama dari sisi harga. Dalam pemberitaan sebelumnya pun, produsen petrokimia meminta pemberlakuan safeguard kepada pemerintah untuk membendung impor dari China.

Namun, IPF menolak adanya rencana safeguard tersebut. Sebab, pada dasarnya sekitar 50% PE Polyethylene masih harus diimpor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan industri kemasan lokal.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Sukses Lakukan Efisiensi dan Turunkan Emisi Karbon Lewat Teknologi

Lagi pula, ketidakmampuan produsen petrokimia untuk bersaing dengan produk impor China lebih disebabkan oleh teknologi mereka yang dianggap sudah ketinggalan dan kurang efisien. Padahal, di negara lain seperti China dan Timur Tengah sudah mengadopsi teknologi gas face yang memungkinkan produksi petrokimia tanpa melibatkan naphta.

“Jangan sampai kekalahan dalam bersaing dengan harga jual produk impor ini kemudian dibebankan kepada industri hilir seperti kemasan,” ujar dia, Senin (7/10).

Jika safeguard diberlakukan, tentu para produsen kemasan akan sulit bersaing dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara yang bahan bakunya tidak dikenakan bea masuk tambahan.

Selain itu, perubahan perilaku konsumen juga terus diperhatikan oleh para produsen kemasan dalam negeri. Saat ini, masyarakat urban banyak yang menggemari belanja online atau membeli barang dengan cepat. Tak heran, beberapa supermarket besar tutup, namun minimarket dan e-commerce mampu tumbuh subur. Kondisi ini membuat para produsen kemasan perlu menyesuaikan strategi dan model bisnisnya.

Adapun sektor yang memiliki permintaan tinggi terhadap kemasan saat ini antara lain makanan siap saji, kosmetik, personal care, produk susu, dan kesehatan. “Industri berbasis UMKM juga marak tumbuh,” imbuh Henky.

Sementara itu, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) mengaku sampai saat ini kegiatan usahanya masih berjalan normal di tengah isu anjloknya kinerja industri petrokimia. Emiten ini senantiasa menjalin hubungan baik dengan para pemasok bahan baku plastik.

“Kami kerja sama dengan lebih dari 20 produsen petrokimia,” tutur Direktur dan Sekretaris Perusahaan PBID Lukman Hakim, Senin (7/10).

Manajemen PBID sendiri memproyeksikan pertumbuhan penjualan dapat mencapai 10% sampai akhir tahun 2024. Perusahaan ini juga membidik perolehan margin laba bersih sekitar 8% sampai 10%.

Baca Juga: Dexa Group Fokus Dorong Penelitian Kesehatan hingga Pelestarian Lingkungan

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih Penghargaan Gubernur Sebagai Mitra Sinergi Terbaik Jakarta Tahun 2024

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih Penghargaan Gubernur Sebagai Mitra Sinergi Terbaik Jakarta Tahun 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Saat Hotpot, Bubble Tea China Merajai Pasar di Asia

Saat Hotpot, Bubble Tea China Merajai Pasar di Asia

2026-04-24
SKK Migas Akui Permintaan ExxonMobil Ajukan Perubahan Skema Bagi Hasil di Blok Cepu

SKK Migas Akui Permintaan ExxonMobil Ajukan Perubahan Skema Bagi Hasil di Blok Cepu

2026-02-22
Perubahan Bagi Hasil, Aspermigas Dorong Pengelolaan Gas oleh Exxon Mobil di Blok Cepu

Perubahan Bagi Hasil, Aspermigas Dorong Pengelolaan Gas oleh Exxon Mobil di Blok Cepu

2026-02-22
4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

2026-04-24
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Catcrs Perkuat Fondasi Teknologi, Bangun Ekosistem Frekuensi Tinggi untuk Trader Profesional

Catcrs Perkuat Fondasi Teknologi, Bangun Ekosistem Frekuensi Tinggi untuk Trader Profesional

2026-04-24
Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

2026-04-24
Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

2026-04-24
BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

2026-04-24

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

2026-04-24
0
Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu

Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu

2026-04-24
0
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

2026-04-24
0
PPATK Ungkap Cara Pelaku Penggelapan Dana Kaburkan Uang Tindak Pidana

PPATK Ungkap Cara Pelaku Penggelapan Dana Kaburkan Uang Tindak Pidana

2026-04-24
0
4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

2026-04-24
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Catcrs Perkuat Fondasi Teknologi, Bangun Ekosistem Frekuensi Tinggi untuk Trader Profesional

Catcrs Perkuat Fondasi Teknologi, Bangun Ekosistem Frekuensi Tinggi untuk Trader Profesional

2026-04-24
Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

Catcrs Dorong Peningkatan Likuiditas, Tingkatkan Kepastian Eksekusi dalam Strategi Trading

2026-04-24

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.