• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Mei 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

    Pertamina Pantau Ketat Situasi Timur Tengah, 4 Kapal Masih Beroperasi di Kawasan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Gapensi Berharap Pemerintah Kucurkan Insentif Fiskal Guna Hadapi Kenaikan PPN 12%

Gapensi Berharap Pemerintah Kucurkan Insentif Fiskal Guna Hadapi Kenaikan PPN 12%

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-24
0

Gapensi Berharap Pemerintah Kucurkan Insentif Fiskal Guna Hadapi Kenaikan PPN 12%

wmhg.org – JAKARTA. Gabungan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) menilai bahwa tren penurunan daya beli yang tengah terjadi dapat membaik jika pemerintah memberikan insentif fiskal yang tepat.

Hal ini disampaikan Wakil Sekjen III Gapensi, Errika Ferdinata, yang mengungkapkan bahwa penurunan daya beli yang dipicu oleh inflasi, kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta ketidakpastian ekonomi global dapat berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah.

“Tren penurunan daya beli ini sangat terasa bagi konsumen akhir, khususnya di segmen perumahan. Daya beli yang tertekan dapat mengurangi permintaan proyek konstruksi, baik untuk sektor bisnis ke bisnis (B2B) maupun bisnis ke konsumen (B2C),” ujar Errika kepada Kontan.co.id, Senin (23/12).

Errika juga menambahkan bahwa dari sisi kontraktor, kontraksi Purchasing Managers’ Index (PMI) dapat terus berlanjut jika tidak ada intervensi signifikan dari pemerintah untuk menjaga stabilitas biaya material dan memperbaiki iklim bisnis.

Menurutnya, ketidakpastian ekonomi, termasuk kenaikan PPN, berpotensi menurunkan aktivitas konstruksi dan menekan sektor pembangunan, terutama di bidang infrastruktur dan properti.

Namun, apabila pemerintah dapat memberikan insentif fiskal yang efektif, serta dukungan kolaboratif untuk kontraktor kecil, diharapkan tren kontraksi PMI dan penurunan daya beli dapat lebih terjaga, meskipun tidak sepenuhnya dapat dihindari.

Di tengah tantangan tersebut, Gapensi meyakini masih ada sektor-sektor yang memiliki potensi untuk tumbuh, meski dalam kondisi yang menantang.

Sektor-sektor yang berpeluang berkembang antara lain proyek infrastruktur, proyek pemerintah, perumahan, UMKM, dan konstruksi daerah.

Proyek-proyek infrastruktur besar seperti jalan tol, transportasi umum, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi pendorong utama sektor konstruksi.

Proyek-proyek ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang memfokuskan pada akselerasi pembangunan infrastruktur, meskipun tantangan seperti kenaikan PPN dan inflasi harus diatasi.

Di sektor perumahan, meskipun daya beli masyarakat tertekan, program seperti subsidi perumahan dan pembiayaan berbasis pemerintah dapat menjadi solusi, khususnya bagi segmen menengah ke bawah.

Selain itu, UMKM dan kontraktor kecil menengah yang beroperasi di daerah atau proyek berbasis lokal masih memiliki peluang untuk terlibat dalam proyek-proyek pemerintah kecil seperti pembangunan fasilitas umum atau infrastruktur lokal.

Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan besar berupa kenaikan biaya material dan menurunnya daya beli konsumen.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang inklusif dan penguatan kerja sama antara kontraktor besar dan kecil agar sektor konstruksi dapat tetap bertahan dan berkembang.

Beberapa kebijakan yang dapat mengerek kinerja bisnis pada 2024 antara lain adalah kelanjutan proyek infrastruktur strategis, seperti pembangunan jalan tol, transportasi umum, dan IKN, yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan bagi kontraktor, terutama yang terlibat dalam proyek-proyek berskala besar.

Selain itu, program 3 Juta Rumah yang merupakan bagian dari program perumahan subsidi diharapkan dapat memberi dampak positif pada sektor konstruksi, terutama bagi kontraktor kecil menengah yang bergerak di segmen perumahan terjangkau.

Dukungan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya material dan meningkatkan daya beli konsumen.

Gapensi juga mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif dan subsidi fiskal untuk kontraktor kecil menengah, yang tengah menghadapi tekanan dari kenaikan PPN dan biaya material.

Insentif ini bisa berupa pembebasan pajak, kemudahan pembiayaan, atau dukungan dalam pengadaan material dengan harga terjangkau.

Selain itu, perbaikan dalam sistem kontrak konstruksi dan mekanisme pembayaran yang lebih transparan juga diperlukan untuk mengurangi risiko kriminalisasi kontrak dan keterlambatan pembayaran kepada subkontraktor.

Dengan perbaikan ini, diharapkan kepercayaan dan kelancaran operasi kontraktor kecil menengah dapat meningkat.

Gapensi juga menilai bahwa kebijakan yang mendorong adopsi teknologi digital, seperti penggunaan Building Information Modeling (BIM) dan Internet of Things (IoT) dalam proyek-proyek konstruksi, akan dapat memperbaiki efisiensi, mengurangi biaya, dan mempermudah koordinasi antar pelaku konstruksi.

Proyek pembangunan dapur umum dan fasilitas pendukung program makan bergizi gratis yang diusulkan pemerintah juga akan memberikan peluang bagi kontraktor lokal untuk terlibat dalam proyek-proyek kecil dan menengah di daerah.

Errika menambahkan bahwa pemerintah dapat mendorong kolaborasi yang lebih inklusif antara kontraktor besar dan kecil dalam proyek-proyek besar untuk memastikan distribusi peluang yang merata, serta membantu kontraktor kecil bertahan dari tantangan finansial.

“Dengan berbagai kebijakan tersebut, diharapkan sektor konstruksi dapat tetap tumbuh dan beradaptasi dengan tantangan yang ada, terutama di tengah dinamika perekonomian global dan domestik,” tandasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Kejagung Limpahkan Berkas Lima Korporasi Duta Palma ke Pengadilan, Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Kejagung Limpahkan Berkas Lima Korporasi Duta Palma ke Pengadilan, Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

2026-05-03
Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

Syarat dan Ketentuan Pengurangan PBB-P2 untuk Hunian Cagar Budaya di Jakarta

2026-04-27
Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

Prabowo: Buka Sejarah Dunia, Ada yang Bangun 30 Ribu Koperasi dalam Satu Tahun?

2026-04-30
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Indonesia Bakal Punya Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

2026-05-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03
Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026: Antam Melonjak Tapi UBS Turun

2026-05-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Mei 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya

2026-05-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

Jeritan Buruh Saat May Day: Upah di Bawah UMR hingga Masalah Outsourcing

2026-05-03
0
Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

Janji Prabowo: Buruh Bisa Cicil Rumah 40 Tahun

2026-05-03
0
Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

Instruksi Prabowo ke Menaker: RUU Ketenagakerjaan Baru Diteken Tahun Ini

2026-05-03
0
Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

Aturan Baru, Outsourcing Hanya Boleh di Sektor Ini

2026-05-03
0
Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

Pelaporan SPT Tahunan Tembus 13,05 Juta Wajib Pajak

2026-05-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

Bank Sentral Aktif Borong Emas, Permintaan Global Tembus Rekor

2026-05-03
Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

Harga Emas Turun 1,1% Sepekan, Tapi Prospek Jangka Panjang Tetap Bagus

2026-05-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.