Jakarta – Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) resmi memastikan revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan kabar-nya tengah menunggu jadwal pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan untuk revisi UU Tapera.
Komisioner Badan Pengelola Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan naskah akademik telah rampung disusun dan sudah sampai di meja DPR.
BACA JUGA:DPR Usul Negara Tanggung 100 Persen Iuran BPJS Kesehatan, Segini Hitungan Anggarannya
BACA JUGA:Anggota Komisi I DPR: Industri Film Indonesia Harus Naik Kelas Tanpa Sensasi, Jual Kualitas Cerita
BACA JUGA:Legislator Golkar Ravindra Sebut Diplomasi Antar Parlemen untuk Kepentingan Nasional
BACA JUGA:Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka, MAKI: Keteledoran Pansel dan DPR
“Ya kita support saja dari sisi naskah akademik ini kemudian melakukan diseminasi dengan multi-stakeholder ya untuk memperkuat kajian naskah akademiknya,” katanya di kantor Kementerian ATR/BPN, Kamis, 16 April 2026.
Heru menambahkan, setelah revisi undang-undang disahkan, pemerintah akan menyiapkan berbagai aturan turunan, mulai dari Peraturan Pemerintah (PP) hingga regulasi di tingkat badan baru yang akan dibentuk.
Ia juga menyebutkan, proses pembahasan di Kementerian Hukum telah selesai dan draf aturan sudah masuk ke Badan Legislasi (Baleg) DPR. Dengan posisi tersebut, tahapan selanjutnya tinggal menunggu proses legislasi di parlemen.
Artikel Kabar Terbaru Revisi UU Tapera, Sudah di Tahap Ini menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis www.wmhg.org jelang akhir pekan ini. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis www.wmhg.org? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis www.wmhg.org yang dirangkum pada Sabtu, (18/4/2026):

/2025/08/31/663872302.jpg)
/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2026/02/05/898319651.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554581/original/048393600_1776077418-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Pemukiman__PKP__Maruarar_Sirait-13_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347730/original/064079400_1678087559-20230306-Ekonomi-China-AP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558599/original/033527100_1776431223-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait-17_April_2026d.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558555/original/036340500_1776424754-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait__saat_konferensi_pers_di_Wisma_Danantara-17_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558566/original/098264900_1776425951-IMG_3685.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)