Jakarta – Kepala Badan Komunikasi (Bakom), M. Qodari, mengatakan, kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis difokuskan untuk memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara, khususnya di bidang pertahanan, pendidikan, energi, dan pengelolaan sumber daya mineral.
Menurut Qodari, lawatan tersebut merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada tahun sebelumnya. Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti berbagai kerja sama yang telah dibangun kedua negara.
BACA JUGA:Kepala Bakom: Presiden Tidak Kunjungi Italia, Hanya Prancis
BACA JUGA:Ryamizard Meninggal, Mengenang Ucapan Prabowo: Old Soldier Never Die
BACA JUGA:Ryamizard Ryacudu Meninggal: Cerita Dihukum di Lembah Tidar Bareng Prabowo
BACA JUGA:Ryamizard Ryacudu Meninggal, Ini Kisah Persahabatan dan Rahasia Prabowo
Qodari menjelaskan, salah satu agenda utama yang telah disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono adalah penguatan kerja sama di sektor pertahanan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat Indonesia telah menerima sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Prancis yang perlu didukung dengan penguasaan teknologi.
Kemudian Pak sugiono pada kesempatan itu telah menyampaikan target kerja sama pertama di bidang ketahanan. Karena kita tahu Indonesia sudah menerima alutsista dari Prancis karena itu diperlukan transfer teknologi untuk penguasaan alutsista tersebut,” kata Qodari dalam Konferensi Pers di Wisma Danantara, Minggu (31/5/2026).
Selain sektor pertahanan, kerja sama Indonesia dan Prancis juga diarahkan pada bidang pendidikan, terutama pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Menurut Qodari, penguatan sektor pendidikan menjadi instrumen penting dalam mendorong transfer teknologi yang dibutuhkan Indonesia.
Ia menambahkan, kedua negara juga membahas peluang kerja sama di bidang energi serta pemanfaatan mineral. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan industri nasional dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579569/original/092261100_1778057170-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7257325/original/055211900_1780043659-1000036408.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573308/original/039600900_1777888752-1000034393.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6495202/original/083620500_1779352339-wapres-jk-perjuangkan-kelapa-sawit-indonesia-di-forum-apec-manila.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2950121/original/017585800_1572060487-online-shopping.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4668821/original/000742500_1701320491-yuri-krupenin-S2FVm0tOv1w-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2804588/original/082629000_1557803963-EU.jpg)