Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi telah menyiapkan jajaran hingga aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Hal tersebut dilakukan agar bisa berjalan dalam waktu yang tidak lama lagi.
Diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Sarjito menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK periode 2026-2031. Selanjutnya, penetapannya akan dilakukan oleh Mahkamah Agung dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Bos OJK Puji Kepemimpinan Perempuan
BACA JUGA:Dari Sampah Jadi Tabungan: OJK Puji Program Sekolah Rakyat Bekasi
BACA JUGA:OJK Ingatkan Gen Z: Hobi Checkout Tanpa Paham Cara Bayar Berbahaya!
Sebenarnya kalau di dalam, kita sudah mempersiapkan dengan cukup lumayan baik dalam arti persiapannya, untuk posisi-posisi kunci di Satker BMKS, kata Friderica ditemui di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Deputi Komisioner sudah kita isi, Kepala Departemen sudah kita isi, kemudian fungsi-fungsi di bawahnya juga sudah kita isi. Jadi begitu nanti pak Sarjito on board, itu sudah siap, ia menambahkan.
Friderica juga memastikan Peraturan OJK (POJK) dan rancangan aturan lainnya secara paralel disiapkan. Termasuk pengalihan pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK.
Peralihan pengawasan sudah kita siapkan, POJK-nya, kemudian RPOJK yang tentang pengaturan juga sudah kita siapkan. Nanti kita sesuai dengan Undang-Undang P2SK harus dikomunikasikan dan minta persetujuan dari DPR dalam hal ini Komisi XI, jelas dia.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai komoditas yang akan masuk BMKS, Friderica menyerahkannya kepada Presiden Prabowo Subianto. Komoditasnya itu Perpres ya, ada di situ semua,ujar dia.

/2025/09/29/736338359.jpg)
/2024/10/08/2080005206.jpg)
/2026/01/30/108812249.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334872/original/074463900_1787902352-email-attachment_2026_08_28_ahmad-adirin_zulhas-ungkap-jomplangnya-biaya-produksi-beras-ri-dan-negara-lain_IMG-20260828-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3755326/original/042106700_1639969079-OJK_Sardjito.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332164/original/096974500_1787638185-Rumah.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324621/original/092329900_1608026628-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)