Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memamerkan kesiapan teknologi nuklir kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemanfaatan tersebut mencakup potensi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) hingga pengembangan sektor pangan dan kesehatan.
Kepala BRIN, Syaiful Bakhri, menjelaskan secara langsung berbagai teknologi nuklir yang dapat dimanfaatkan di berbagai bidang kepada Presiden.
BACA JUGA:BRIN Kembangkan Rumah Modular, Dibangun 14 Hari dan Siap Huni 30 Hari
BACA JUGA:BRIN Kembangkan Sepatu Sekolah Harga Rp 70 Ribuan
BACA JUGA:Prabowo Siap Renovasi Gedung Rusak dan Bangun Sekolah Unggulan
Mohon izin Bapak, teknologi kami bagi menjadi teknologi untuk energi persiapan PLTN, serta non-energi untuk pangan dan kesehatan, kata Syaiful dalam agenda Pertemuan Presiden Prabowo dengan 150 Periset BRIN di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Untuk pemanfaatan sektor energi, Syaiful menjelaskan bahwa BRIN telah mengidentifikasi potensi bahan nuklir berupa 89 ribu ton uranium. Selain itu, Indonesia juga menyimpan potensi cadangan 143 ribu ton torium.
Untuk PLTN, kami sudah siap dengan bahan nuklir di Indonesia. Sejauh ini kita punya potensi uranium 89 ribu ton dan torium 143 ribu ton. Ini adalah kemampuan kami dalam memurnikan uranium sampai dengan 60 persen, jelas Syaiful.


/2016/11/25/51215106.jpg)
/2024/09/01/577969006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460734/original/054191800_1767277184-5.jpg)

:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157523/original/061523700_1781011760-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316602/original/067209500_1785976330-dims.apnews.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313343/original/089462800_1785635723-q1-glow.jpg)