Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyiratkan tidak ingin sembarangan memangkas anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L). Menurutnya, penajaman anggaran terhadap program pemerintah terus dilakukan, termasuk menyisir berbagai pos pengeluaran.
Suahasil menegaskan bahwa penajaman anggaran K/L tidak selalu berbicara soal pemangkasan, melainkan memastikan penggunaan anggaran tersebut efektif mendorong pelaksanaan program pemerintah. Ia menjelaskan bahwa penajaman anggaran dilakukan sepanjang tahun.
BACA JUGA:Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Suahasil Umumkan Program Dana Hibah
BACA JUGA:Suahasil Nazara Tegaskan Jaga Batas Defisit APBN 3%
BACA JUGA:Suahasil Nazara Siapkan Kanal Aduan Pengganti \’Lapor Pak Purbaya\’
Penajaman itu bukan berarti potong anggaran. Penajaman itu memastikan bahwa alokasi yang ada digunakan dan menghasilkan output sesuai dengan rencananya, kata Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).
Ia memerintahkan jajarannya untuk menyisir anggaran K/L mulai September 2026 ini. Fokusnya adalah penggunaan anggaran terhadap rencana program sepanjang 2026. Ia mencatat masih ada anggaran belanja yang belum terkontrak.
Masih ada belanja K/L yang kontraknya belum tuntas. Lihat lagi, tetapi bukan berarti langsung main potong. Bicara dengan K/L terkait, bangun komunikasi. Jadi, kalau tadi saya bilang komunikasi adalah kredibilitas, ini bukan hanya komunikasi Menteri setiap sebulan sekali di APBN KiTa, ungkapnya.
Bukan komunikasi Menteri saja, melainkan komunikasi dari setiap unit eselon I di Kementerian Keuangan dengan mitra-mitra kerjanya. Ini yang saya maksudkan. Penajaman belanja negara akan terus kita lakukan, tetapi jangan diartikan sekadar potong-memotong anggaran, sambung Suahasil.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352130/original/058617600_1789730023-Penandatanganan_BA_GL_Tax_Mapping_oleh_Dirut_Pertamina_Kepala_KPP_WPB_Tiga_dan_Ketua_Tim_GL_Tax_Mapping.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345975/original/035411100_1789101861-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_6.11.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)