Jakarta – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengungkap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.470 buruh di Jawa Tengah. Ada dua perusahaan industri tekstil yang terancam merumahkan pegawainya.
Potensi PHK itu didapat Said Iqbal dari laporan jaringan serikat buruh di Jawa Tengah. PT Victoria Apparel asal China di Kota Semarang dikabarkan berpotensi melakukan PHK ke 800 pekerja. Kemudian, PT Samwon asal Korea Selatan di Kabupaten Jepara dikabarkan berencana melakukan PHK terhadap sekitar 670 pekerja.
BACA JUGA:1.470 Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Minta Hak Pegawai Dijamin Penuh
BACA JUGA:Pakar Ungkap Dampak Plastik Impor Murah terhadap Industri
BACA JUGA:Benarkah Meta Gunakan AI untuk PHK Massal?
Saya baru saja menerima laporan dari pengurus Serikat Buruh Jawa Tengah bahwa terdapat potensi PHK di dua perusahaan garmen dan tekstil, kata Said Iqbal dalam konferensi pers daring, Rabu (22/7/2026).
PT Victoria Apparel di Kota Semarang yang diperkirakan berdampak pada sekitar 800 pekerja, serta PT Samwon di Jepara yang berencana melakukan PHK terhadap sekitar 670 pekerja. Informasi ini masih bersifat awal dan akan kami dalami lebih lanjut di lapangan, ia menambahkan.
Said Iqbal mengaku akan melaporkan data awal tersebut ke Ketua Satgas PHK, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Laporan tersebut juga akan ditembuskan kepada Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai bagian dari koordinasi penanganan potensi PHK.
Saya akan melaporkan persoalan ini kepada Ketua Satgas PHK agar segera dilakukan langkah-langkah penyelamatan. Negara harus hadir ketika perusahaan menghadapi kesulitan dan para pekerja terancam kehilangan mata pencahariannya, tuturnya.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304557/original/002746200_1784720433-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.37.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)