Jakarta – Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mewaspadai adanya kenaikan harga produk kategori fashion di mal, seperti baju hingga sepatu pada Juli 2026. Imbas pelemahan rupiah terhadap dolar AS dan kesulitan impor.
Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduanjsah mengatakan, secara umum harga barang di mal saat ini belum terdampak kenaikan. Lantaran masih ada stok lama yang baru masuk pasca Lebaran 2026.
BACA JUGA:Kena Tarif Dagang AS 10%, Indonesia Siap Negosiasi
BACA JUGA:Indonesia-Filipina Sepakati Sistem Barter Tanpa Dolar AS
BACA JUGA:Bahlil Tugaskan Lemigas Impor Minyak dari Rusia
Nah, ini yang saya takut tadi bulan ke-7. Kalau dolarnya masih tinggi, sedangkan jatuh tempo pembayaran, nah itu yang kita khawatir. Harusnya kalau bisa cepetan diturunkan, ujar dia saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Potensi kenaikan harga ini berlaku untuk produk-produk kategori fashion. Kayak sepatu, baju-baju, tas gitu, ungkap Budihardjo.
Ia menyampaikan, kenaikan harga barang di mal pada tahun ini sudah terjadi sebanyak dua kali. Faktor utamanya lantaran barang impor sulit masuk, sehingga kekurangan stok.
Kami sudah koordinasi agar Hippindo ini yang sudah punya toko di mal, yang sudah punya brand, diizinkan untuk mengimpor. Kalau kemarin kita diizinkan impor kan, otomatis kan kita punya stok. Kalau punya stok kan nggak buru-buru naik juga. Stok tuh penting, bebernya.
Oleh karenanya, pengusaha ritel berharap pemerintah bisa lebih mempermudah perizinan impor untuk brand-brand besar yang ada di pusat perbelanjaan atau mal.
Kalau ngajuin impor, diberikan lah kemudahan dan sebebasnya. Karena mereka begitu impornya masuk, mereka akan buka toko, ngisi stok, pinta Budihardjo.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540726/original/026076100_1774789410-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147468/original/046003900_1591677975-20200609-Ojek-Online-Gunakan-Pelindung-Pembatas-Antar-Penumpang-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4902346/original/059937200_1721997344-20240726-Neraca_Perdangangan_RI-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4145001/original/064262900_1662127141-IMG_3532.JPG)
/2025/06/28/1288662421.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943101/original/059705000_1726137610-20240912-Harga_Emas-ANg_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257112/original/078292600_1781213799-AP26162744447190.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)