Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan tegas terkait rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang akan digunakan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan komoditas global.
Dalam Pidato Kenegaraan dan Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menilai Indonesia selama ini terlalu sering berada pada posisi lemah meskipun menjadi produsen utama berbagai komoditas strategis dunia.
BACA JUGA:Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
BACA JUGA:OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas
Ia menyebut komoditas seperti nikel, timah, emas, batu bara, minyak, dan gas seharusnya memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi Indonesia, termasuk dalam penentuan harga.
“Kalau mereka tidak mau harga yang kita pasang, tidak usah beli!” ujar Prabowo di hadapan anggota DPR dan MPR RI.
Prabowo bahkan mengatakan lebih baik sebagian sumber daya alam tersebut tetap berada di dalam negeri daripada dijual dengan harga yang tidak menguntungkan Indonesia.
“Lebih baik komoditas itu—nikel itu, timah itu, emas itu—diam di tanah untuk anak cucu kita,” tegasnya.

/2022/02/16/1906346792.jpg)
/2026/04/26/306116906.jpg)
/2026/04/26/1688074765.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323942/original/054529700_1786681520-Presiden_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278126/original/055433400_1752054768-Sapna_Chadha__Vice_President__Southeast_Asia_and_South_Asia_Frontier__Google_Asia_Pacific__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324247/original/001935500_1786696185-prabowo_nota_keuangan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324256/original/098418000_1786696376-prabowo_Nota_Keuangan_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323641/original/054371500_1786628432-8ab14a8a-aa8e-46bc-9675-69eca651bfc4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323846/original/040358000_1786676777-Jepretan_Layar_2025-08-14_pukul_10.04.00.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323914/original/089450400_1786680755-pid6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324258/original/091038700_1786696555-Prabowo_Nota_Keuangan_5.jpg)