Jakarta – Financial Expert Ajaib Sekuritas, Panji Yudha memprediksi harga bitcoin (BTC) berpotensi menutup kuartal III 2026 dengan kenaikan harga bitcoin sekitar 43,79%.
Berdasarkan catatan Ajaib Sekuritas, dalam 24 jam terakhir, harga bitcoin (BTC) turun 0,38% menjadi US$ 84.150 atau Rp 1,5 miliar. Dominasi pasar BTC kini berada di level 59,10%. Sementara itu, total kapitalisasi kripto juga melemah 0,27% kini ke level US$ 2,86 triliun atau Rp 51.337 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.950).
BACA JUGA:Bitget Pulihkan Layanan Penarikan Bertahap, 4.098 BTC Sudah Diproses
BACA JUGA:Bitcoin vs Ethereum: Siapa yang Kembali Capai Puncak Lebih Dulu?
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 28 September 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,51 Miliar
Panji menuturkan, bitcoin cenderung bergerak sideways sepanjang lima hari US$ 83.500 hingga US$ 86.000 setelah mencetak puncak di US$ 87.395. Harga yang sedikit terkoreksi tetapi diiringi akumulasi institusional bernilai miliaran dolar Amerika Serikat menjadi sinyal bullish.
ETF Bitcoin spot mencatat rekor net inflow mingguan sebesar US$ 2,39 miliar atau Rp 42,90 triliun sepanjang pekan keempat September, membawa total dana kelolaan (AUM) menembus US$ 108,42 miliar atau Rp 1.946 triliun. Panji menuturkan, capaian ini menjadi inflow mingguan terbesar sejak pekan pertama Oktober 2025 dan membalikkan tren outflow pada pertengahan bulan, menandakan Wall Street sedang membangun pijakan akumulasi sebelum melanjutkan momentum.
Kuartal 3 2026 belum berakhir, namun BTC berpotensi menutup kuartal ini dengan kenaikan sekitar 43,79%. Jika bertahan, ini akan menjadi performa kuartal ketiga terbaik sejak 2017 (80,41%),” ujar Panji dalam catatannya, Senin, (28/9/2026).
Secara historis, ia menuturkan, ketika Bitcoin menutup kuartal ketiga dengan warna hijau tebal, momentum cenderung berlanjut ke kuartal berikutnya, dan kuartal keempat secara statistik adalah kuartal paling eksplosif bagi BTC dengan rata-rata return 77,07% dan median 47,73%. Pada tahun-tahun bull market kuat seperti 2017, 2020, dan 2024, kuartal keempat selalu mencatat reli di atas 45%, bahkan mencapai 168% pada 2020.
Jika median historis terulang dari harga saat ini, BTC berpotensi melewati level psikologis US$ 100.000,” ujar dia.
/2025/12/12/1277718059.jpg)
/2025/11/03/156111305.jpg)
/2023/11/20/1596168069.jpg)
/2026/06/02/538118157.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762385/original/086524100_1709622778-fotor-ai-2024030514119.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)