Jakarta – Lahan mangkrak milik PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports sepenuhnya berubah. Ratusan rumah hunian bagi warga bantaran rel senen sudah berderet memenuhi hingga setiap sudut lahan tersebut.
Sebanyak 324 unit rumah hunian yang dibangun BUMN Karya kini sudah berdiri tegak. Cat berwarna putih dominan di seluruh hunian yang baru dibangun belum lama ini.
BACA JUGA:Program Bedah Bakal Jangkau 15.000 Rumah di Kawasan Perbatasan
BACA JUGA:Dari Lahan Hindia Belanda Jadi Rusun Subsidi: Misi Maruarar Sirait di Tanah Abang
BACA JUGA:Tiga Lahan di Tanah Abang Dipastikan Aset Negara, Bakal Dipakai untuk Apa?
BACA JUGA:BP Tapera Bakal Biayai Puluhan Ribu Rusun Subsidi pada 2026
BACA JUGA:Program Bedah Rumah di Papua Meluncur 27 April 2026
Menurut pantuan www.wmhg.org di lokasi, jalan cukup lebar dengan cor beton memanjang dari pintu masuk awal ke deretan rumah yang berdiri kokoh. Lahan kosong seluas 1,61 hektare itu disulap menjadi tempat hunian cukup padat dengan ratusan rumah.
Jalan besar tadi tersambung dengan jalan yang lebih kecil yang dipenuhi batu split. Jalan ini membelah rumah-rumah bagi warga bantaran rel Senen yang saling berhadapan. Satu pot tanaman berbagai jenis nampak berdiri di depan pintu masing-masing hunian tersebut.
Setiap unit hunian ditandai dengan nomor-nomor rumah, sesuai dengan bloknya masing-masing. Nomor itu dibubuhi tulisan \’Hunian Senen DKI Jakarta\’ lengkap dengan nama perusahaan BUMN Konstruksi di sisi bawahnya. Diketahui, beberapa BUMN Karya terlibat dalam proyek ini. Diantaranya, PT Hutama Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), hingga PT Wijaya Karya (Persero).



/2025/05/20/52895388.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3074154/original/078799300_1583926230-20200311-SPT-2020-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564499/original/097351100_1776946494-1000723469.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532293/original/061990200_1628161552-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3596914/original/020445500_1633708544-Ilustrasi_Miliarder_atau_Orang_Terkaya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565585/original/034003000_1777034790-897fa632-68f2-4910-aeb5-c897854b59a5.jpeg)