Jakarta – PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani Letter of Intent (LoI) pembelian tenaga listrik dari dua proyek panas bumi berkapasitas total 45 MW. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemanfaatan energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan Ulubelu Binary Bottoming Unit berkapasitas 30 MW di Lampung dan Lahendong Binary Bottoming Unit berkapasitas 15 MW di Sulawesi Utara.
BACA JUGA:PGE Incar Kapasitas 1,8 GW Panas Bumi di 2034 dan Kembangkan Green Hydrogen
BACA JUGA:PGEO Raih Pendanaan US$ 477,8 Juta di 3 Proyek
BACA JUGA:Cara PGE Lakukan Efisiensi Energi di Seluruh Lini Bisnis
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan kolaborasi ini bertujuan mengubah potensi panas bumi Indonesia menjadi sumber listrik bersih yang andal.
“Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Melalui kolaborasi PLN Indonesia Power dan PGE pada Lahendong dan Ulubelu, kami ingin mengoptimalkan potensi tersebut menjadi energi bersih yang balances sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional,” ujar Bernadus di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kedua proyek tersebut menggunakan teknologi bottoming untuk memanfaatkan panas dari fluida panas bumi (brine) yang belum terpakai dari pembangkit eksisting menjadi tambahan listrik bersih. Teknologi ini memungkinkan pengembangan kapasitas pembangkitan pada Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) eksisting tanpa sepenuhnya bergantung pada pembukaan lapangan panas bumi baru.

/2018/08/30/1084774944.jpg)
/2026/02/19/212601297.jpg)
/2026/04/30/1484041531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329661/original/089396100_1787288109-1000415872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327766/original/042229600_1787123260-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_11.24.58_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4685270/original/020372900_1702472073-20231213-Plt-Kepala-BPS-Amalia-Adininggar-Widyasanti-Herman-8.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330866/original/018554800_1787456051-e035b7cc-5f88-4c40-95bb-2878cc7c28ea.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331058/original/030451000_1787475088-e6d4baaa-fc79-4ec1-bba8-a8e8e8f13c20.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330778/original/088179500_1787445359-_Ki-ka__Moderator__Calvin_Kizana__CEO_Tokocryto__SB_Seker__Head_of_APAC_Binance__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5005139/original/074512300_1731568906-1713324006144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762654/original/090092900_1709631325-fotor-ai-20240305163231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)