Jakarta – Ekosistem aset kripto Indonesia terus berkembang dengan jumlah pengguna mencapai 22,69 juta hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut mendorong industri untuk tidak sekadar mengejar jumlah pengguna, tetapi juga memperkuat regulasi, inovasi, perlindungan konsumen, dan kesiapan institusi.
Co-Founder Indodax Oscar Darmawan menilai, kepatuhan atau compliance menjadi fondasi penting untuk membuka peluang masuknya investor institusi ke industri kripto. Namun, menurut dia, penguatan aturan harus tetap diimbangi dengan inovasi produk dan layanan.
BACA JUGA:Harga XRP Naik 40 Persen dalam 7 Hari, Mampukah Tembus US$ 1,50?
BACA JUGA:Harga PEPE Melonjak 18 Persen dalam Sehari, Layak Dibeli Sekarang?
BACA JUGA:Bali Jadi Pusat Finansial Internasional Indonesia, Aset Digital Makin Dilirik
“Compliance tetap diperlukan karena menjadi salah satu fondasi agar institusi dapat masuk ke industri ini. Namun, pada saat yang sama, inovasi juga perlu terus berjalan, jelas dia dalam Coinfest Asia 2026, dikutip Minggu (23/8/2026).
Jika produk dan layanan di dalam negeri semakin berkembang, pengguna akan memiliki lebih banyak alasan untuk tetap berada di ekosistem yang teregulasi dan mendapatkan perlindungan yang lebih baik,” ujar Oscar.
Perkembangan produk domestik juga dapat menjadi salah satu faktor yang membuat pengguna tidak perlu mencari layanan dari platform offshore.
Ia menilai regulatory sandbox OJK memiliki peran penting untuk menguji berbagai inovasi sebelum diterapkan secara lebih luas.
“Perkembangan inovasi di industri kripto sangat cepat. Dengan adanya regulatory sandbox, inovasi dapat diuji dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum diterapkan lebih luas. Pendekatan ini dapat membantu ekosistem kripto Indonesia berkembang dengan lebih tertata sekaligus memberikan ruang bagi percepatan inovasi,” tambahnya.

/2026/04/30/1484041531.jpg)
/2025/11/10/2092501789.jpg)
/2026/04/23/604978987.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330778/original/088179500_1787445359-_Ki-ka__Moderator__Calvin_Kizana__CEO_Tokocryto__SB_Seker__Head_of_APAC_Binance__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526647/original/078160700_1773129182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448018/original/056078700_1765974252-WhatsApp_Image_2025-12-17_at_18.24.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4492112/original/035966000_1688563809-WhatsApp_Image_2023-07-05_at_5.14.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5037611/original/063736000_1733399301-IMG-20241205-WA0041.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762654/original/090092900_1709631325-fotor-ai-20240305163231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)