Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan I 2026 secara tahunan mengalami penurunan. Pertumbuhan penjualan properti residensial terkontraksi sebesar 25,67 % (yoy), dari sebelumnya tumbuh sebesar 7,83 % (yoy) pada triwulan IV 2025.
Penurunan pertumbuhan penjualan rumah tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil yang terkontraksi sebesar 45,59% (yoy) , dari sebelumnya tumbuh tinggi sebesar 17,32 % (yoy), kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dikutip dari laman BI, Sabtu (9/5/2026).
BACA JUGA:Bank Indonesia: 10 Kota Alami Perlambatan Harga Rumah
BACA JUGA:Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD 146,2 Miliar
Di sisi lain, penjualan rumah tipe menengah tumbuh sebesar 8,28 % (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 4,84 % (yoy). Sementara itu, penjualan rumah tipe besar masih mengalami kontraksi sebesar 8,03 % (yoy), walaupun tidak sedalam kontraksi triwulan sebelumnya sebesar 10,95 % (yoy).
Secara triwulanan, penjualan rumah pada triwulan I 2026 turut mencatatkan kontraksi sebesar 7,69 % (qtq) dari sebelumnya tumbuh sebesar 2,01% (qtq) pada triwulan IV 2025.
Penurunan tersebut terutama di sebabkan oleh penjualan rumah tipe besar yang terkontraksi sebesar 20,38% (qtq), dari sebelumnya tumbuh tinggi sebesar 31,97 % (qtq), ujarnya.
Selain itu, penjualan rumah tipe menengah juga mencatatkan kontraksi sebesar 10,72% (qtq), dari sebelumnya tumbuh sebesar 8,59% (qtq). Sedangkan, penjualan rumah tipe kecil mengalami kontraksi lebih dalam menjadi 14,68 % (qtq) pada triwulan I 202 6 dari kontraksi 7,43% (qtq) pada triwulan IV 2025.
Tantangan Penjualan Properti Residensial
Ramdan Denny menyampaikan, penjualan properti residensial primer masih menghadapi tantangan. Berdasarkan hasil survei, tantangan utama pengembangan dan penjualan properti residensial pada pasar primer meliputi kenaikan harga bahan bangunan (20,97%).



/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5584801/original/041492200_1778137245-bulog-siap-bentuk-anak-perusahaan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4939559/original/034412000_1725802667-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494209/original/030018800_1770281046-Menkeu_Purbaya_sidak_di_pabrik_baja_Tangerang-5_Februari_2026b.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5634507/original/052586600_1778234883-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pembangunan_Masyarakat__Muhaimin_Iskandar-8_Mei_2026c.jpg)