Jakarta – Pemerintah mencatat pendapatan negara sebesar Rp 574,9 triliun pada kuartal I 2026. Realisasi tersebut menjadi 18,2% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini yang sebesar Rp 3.153,6 triliun.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Surjantoro, mengatakan bahwa capaian tersebut tumbuh 10,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Peran Penting Dana Desa, Berantas Kemiskinan hingga Pemerataan Infrastruktur
BACA JUGA:Belanja Pemerintah Capai Rp 815 Triliun per Maret 2026
Secara rinci, pendapatan negara mencapai Rp 574,9 triliun atau 18,2% APBN. Angka ini tumbuh 10,5% (yoy), memperlihatkan kapasitas pendapatan negara tetap terjaga dengan baik di tengah tantangan global, ujar Deni dalam keterangan resmi, Jumat (30/4/2026).
Dari total pendapatan tersebut, sektor perpajakan menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 462,7 triliun atau tumbuh 14,3% secara tahunan.
Penerimaan perpajakan itu terdiri dari pajak sebesar Rp 394,8 triliun atau setara 16,7% dari target APBN, meningkat 20,7% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, penerimaan dari kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp 67,9 triliun atau 20,2% dari target APBN.
Di sisi lain, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) menyumbang Rp 112,1 triliun atau 24,4% dari target APBN. Adapun penerimaan hibah mencapai Rp 100 miliar atau sekitar 17,2% dari target.
Deni menegaskan, kinerja APBN hingga akhir Maret 2026 menunjukkan fondasi fiskal Indonesia tetap kuat dan sehat.
Kinerja APBN hingga 31 Maret 2026 menunjukkan fondasi fiskal Indonesia tetap kuat, sehat, dan bekerja efektif. APBN terus hadir menjaga daya tahan ekonomi nasional, mendukung masyarakat, serta memastikan agenda pembangunan berjalan konsisten, tutupnya.



/2025/08/07/737618233.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568436/original/043916200_1777359168-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-28_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572005/original/077713200_1777728139-ae51a270-12df-45e1-b086-9b7ce8b89757.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572393/original/006510100_1777800163-Landingpage-30-April---Finalist-Announcement-_8-besar_-Lokasi.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149798/original/009852000_1591853345-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3147468/original/046003900_1591677975-20200609-Ojek-Online-Gunakan-Pelindung-Pembatas-Antar-Penumpang-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571951/original/080919600_1777714686-1000034275.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4175414/original/003994800_1664441560-B40.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5327495/original/027503800_1756182310-4.jpg)