Jakarta – Pemerintah berupaya menahan gejolak harga minyak dunia tidak dan menekan dampaknya di dalam negeri. Salah satunya dengan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi sampai akhir tahun ini sekalipun harga minyak dunia sampai USD 100 per barel.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyatakan, dengan meletusnya perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, situasi di Timur Tengah sebagai penghasil minyak dunia menjadi tidak bisa diprediksi. Hal ini membuat harga minyak dunia menjadi tidak bisa diprediksi.
BACA JUGA:Naik Drastis, Harga BBM Diesel BP dan Vivo Tembus Rp 30.000 per Liter
BACA JUGA:Harga BBM Vivo Melonjak Jadi Rp 30.890 per Liter
BACA JUGA:Top 3: Harga BBM Pertamina 1 Mei 2026
Karena situasi itu harga minyak menjadi naik. Di seluruh dunia naik, hanya di Indonesia yang tidak naik, BBM bersubsidi,” kata Misbakhun
Menurut dia, dengan tidak naiknya harga BBM bersubsidi beban masyarakat diharapkan bisa berkurang dan menjaga daya beli tetap stabil.
“Presiden dan Pak Bahlil pergi ke negara-negara produsen minyak agar suplainya masuk ke Indonesia dalam jumlah besar sehingga harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan.
Selain menyinggung soal BBM bersubsidi, Misbakhun juga mencontohkan harga elpiji kemasan 3 kilogram yang masih tetap. Dia mengatakan harga elpiji nonsubsidi kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram sudah ratusan ribu rupiah
Adapun elpiji 3 kilogram yang dikenal dengan sebutan gas melon itu sampai ke konsumen masih di kisaran Rp 22 ribu. “Artinya pemerintah berusaha agar rakyatnya tidak mengalami kesulitan,” katanya.
Misbakhun menambahkan pemerintah juga masih mempertahankan subsidi untuk BBM dan listrik. Negara, katanya, juga menyubsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), menanggung iuran BPJS Kesehatan, hingga mengucurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Bukan ratusan juta atau ratusan miliar, melainkan ratusan triliun rupiah. Itu pengorbanan negara,” katanya.



/2025/08/07/737618233.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571951/original/080919600_1777714686-1000034275.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568436/original/043916200_1777359168-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-28_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572005/original/077713200_1777728139-ae51a270-12df-45e1-b086-9b7ce8b89757.jpeg)
/2025/02/10/462114211p.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572393/original/006510100_1777800163-Landingpage-30-April---Finalist-Announcement-_8-besar_-Lokasi.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149798/original/009852000_1591853345-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3147468/original/046003900_1591677975-20200609-Ojek-Online-Gunakan-Pelindung-Pembatas-Antar-Penumpang-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5327495/original/027503800_1756182310-4.jpg)