Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara pada Semester I 2026 mencapai Rp 1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4% secara tahunan. Kenaikan tersebut menjadi penopang utama APBN dalam membiayai program prioritas pemerintah sekaligus menjaga stabilitas fiskal.
Purbaya mengatakan, peningkatan pendapatan negara membuat pemerintah mampu mempertahankan defisit APBN di level Rp 196,5 triliun atau 0,76% terhadap produk domestik bruto (PDB), meski belanja negara meningkat menjadi Rp 1.656 triliun.
BACA JUGA:Purbaya: APBN Tetap Ekspansif, S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia
BACA JUGA:Kawasan Ekonomi Khusus Mana yang Dipilih PFII? Ini Jawaban Purbaya
BACA JUGA:Cek Fakta: Hoaks, Gubernur Sherly Dukung Menkeu Purbaya Soal Bantuan Dana Pensiunan
Pendapatan negara mencapai Rp 1.459,4 triliun, tumbuh 21,4% secara tahunan. Dengan pendapatan yang tumbuh kuat, defisit APBN tetap terkendali,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, di Kementerian Keuangan, Selasa (21/7/2026).
Menurut Purbaya, realisasi pendapatan negara meningkat signifikan sepanjang kuartal II 2026. Nilai pendapatan yang semula sebesar Rp 574,9 triliun pada akhir Maret melonjak menjadi Rp 1.459,4 triliun pada akhir Juni, menunjukkan tren penerimaan yang semakin menguat.
Ia menjelaskan pendapatan negara berasal dari berbagai sumber penerimaan, termasuk perpajakan, kepabeanan dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Kinerja tersebut menjadi fondasi bagi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan APBN di tengah peningkatan belanja.
Kinerja fiskal sepanjang Semester I 2026 menunjukkan tren yang semakin menguat. Pendapatan negara meningkat dari Rp 574,9 triliun pada akhir Maret menjadi Rp 1.459,4 triliun pada akhir Juni,” ujarnya.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303442/original/060197800_1784632339-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_14.52.30_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)