Jakarta – Pemerintah menjadikan program magang dan vokasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi pada Semester II 2026. Melalui Paket Stimulus Ekonomi Triwulan II dan Semester II Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,26 triliun untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja.
Dana tersebut terdiri dari Rp 4,14 triliun untuk Program Magang Nasional yang ditujukan kepada 150 ribu peserta serta Rp 2,12 triliun untuk pelatihan vokasi bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
BACA JUGA:Stimulus Ekonomi Dikucurkan, Ekonom Prediksi Dampaknya Terbatas
BACA JUGA:Limbah Kelapa Disulap Jadi Pakan Ternak Bernilai Ekonomi
BACA JUGA:Intip Strategi Keuangan saat BI Rate Naik jadi 5,75%
Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). Acara tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Airlangga mengatakan program magang dan vokasi akan menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua tahun ini.
Program magang dan vokasi ini kita akan dorong untuk dilaksanakan di paruh kedua semester kedua sehingga ini menjadi penggerak daripada perekonomian di masyarakat, kata Airlangga.
Menurut dia, penguatan kompetensi tenaga kerja melalui program magang dan pelatihan vokasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang lebih siap kerja.



/2024/10/08/516836979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3166525/original/099193000_1593520006-20200630-Nasib-Pedagang-Plastik-Jelang-Pemberlakuan-Larangan-Kantong-Sekali-Pakai-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2921616/original/011797600_1569399780-20190925-Buruh-NKRI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8318107/original/002868700_1782186014-IMG_4971.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837495/original/096209800_1716195903-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)