Jakarta – Serikat Karyawan (Sekawan) Bank Jakarta menilai rencana pemindahan payroll Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berpotensi menggerus peran BPD dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Ketua Sekawan Bank Jakarta, Reksa Ardiansyah, menjelaskan bahwa setiap BPD memiliki karakteristik bisnis yang khas karena layanan dan pembiayaannya dirancang khusus sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
BACA JUGA:Payroll ASN Pindah ke Himbara, BPD Bali Kesulitan Potong Angsuran Kredit
BACA JUGA:Payroll ASN Pindah ke Himbara, Likuiditas Bank Daerah Terancam Tergerus
BPD memiliki pendekatan bisnis yang dekat dengan masyarakat karena setiap daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda,” ujar Reksa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI bersama Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia di Gedung DPR RI, Kamis (3/9/2026).
Menurut Reksa, BPD tak sekadar menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memberikan solusi pembiayaan berbasis kearifan lokal. Jika skema payroll ASN dialihkan, kapasitas BPD dalam menyokong masyarakat kecil dikhawatirkan bakal menurun drastis.
Banyak skema bisnis BPD yang membantu masyarakat kecil meningkatkan taraf hidup melalui pendekatan yang sesuai dengan kearifan lokal, tegasnya.

/2025/12/02/1804168916.jpg)
/2025/10/05/1985850492.jpg)
/2017/11/23/112886996.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339448/original/094977900_1788415789-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_bos-bi-singgung-kekuatan-ri-meski-pertumbuhan-ekonomi-kalah-dari-vietnam_1000428804.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338428/original/022963300_1788329588-email-attachment_2026_09_02_ariefhakim-at-klyid_beban-subsidi-kompensasi-energi-bisa-jebol-rp-300-triliun-tahun-ini_1000427818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493386/original/084476700_1770208624-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339261/original/055528300_1788408907-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_gandeng-danantara-ojk-lapor-dpr-soal-aturan-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-pekan-depan_1000428599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326048/original/044860900_1756084700-Depositphotos_374765234_L.jpg)