Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai peluncuran exchange traded fund (ETF) emas atau ETF emas menjadi tonggak penting dalam memperluas akses investasi sekaligus memperdalam pasar bullion Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friederica Widyasari Dewi mengatakan, ETF emas merupakan bagian dari agenda pendalaman pasar secara terintegrasi. Produk tersebut juga menjadi salah satu quick win dalam pengembangan ekosistem bullion nasional.
BACA JUGA:Bos LPS Yakin Destry Damayanti Mampu Jaga Sinergi Sektor Keuangan
BACA JUGA:OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
BACA JUGA:OJK Denda Pelaku Pasar Modal Rp 240,5 Miliar
“ETF emas ini juga menandai perluasan pasar bullion sebagai quick win dalam delapan rencana aksi, yaitu pendalaman pasar secara terintegrasi melalui ETF emas,” kata Friederica dalam peluncuran ETF emas, di Bursa Efek Indonesia, Senin (10/8/2026).
Menurut dia, pengembangan ETF emas sebenarnya telah menjadi gagasan yang dikaji selama 10–15 tahun. Namun, instrumen tersebut baru dapat direalisasikan setelah terdapat perubahan regulasi dan kesiapan ekosistem pasar keuangan.
ETF emas ini sebetulnya sudah merupakan cita-cita kita semua sejak mungkin 10–15 tahun lalu melalui kajian, riset, dan lain-lain. Namun waktu itu belum dimungkinkan. Saat ini kita sudah siap untuk meluncurkan ETF emas di Indonesia,” ujarnya.
Friederica menambahkan, ETF emas telah memperoleh kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Status tersebut dinilai dapat memperluas basis investor karena memberikan alternatif investasi emas yang sesuai dengan prinsip syariah.
“ETF emas ini sudah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia,” kata Friederica.


/2016/06/14/77998966.jpg)
/2026/01/06/1212163043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319960/original/028305400_1786329208-IMG_6354.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333454/original/099143700_1782203790-10975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316908/original/037911600_1785996295-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_11.27.34_AM.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)