Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan tengah menyiapkan skema untuk menarik pelaku usaha rokok ilegal agar masuk ke jalur resmi.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budi Utama mengatakan, skema tersebut bertujuan mendorong pelaku usaha agar memahami dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Skema Rokok Ilegal Jadi Legal Masih Dikaji, Bea Cukai Tunggu Pembahasan dengan DPR
BACA JUGA:Saksi Kasus Bea Cukai Ngamuk ke Hakim: Rumah Bapak akan Didatangi Rakyat
BACA JUGA:KPK Periksa Lagi Pengepul Uang Suap di Kasus Importasi Bea Cukai
“Itu kan kita ingin menarik yang ilegal, sehingga dia belajar, belajar supaya dia taat dengan aturan yang dibuat,” ujar Djaka, Jumat (18/9/2026).
Menurut dia, pelaku usaha nantinya dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). Dengan begitu, usaha yang sebelumnya berjalan secara ilegal dapat diarahkan untuk beroperasi secara resmi.
“Mereka akan daftar mendaftar kepada kita untuk nomor NPPBKC-nya. Sehingga dia bisa Ini apa namanya jualan dengan resmi, selama ini kan ilegal dia ke arah yang resmi,” jelasnya.
Namun, skema tersebut belum final. Bea Cukai masih membahas mekanisme yang akan digunakan sebelum diterapkan. Pendaftaran untuk masuk ke kelas 3 juga masih menunggu aturan resmi dibuka.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351616/original/070177300_1789707527-1000446072.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345975/original/035411100_1789101861-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_6.11.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)